150 Buyers Minati Paket Wisata DIY

COWASJP.COMSEBANYAK 150 buyers dan 68 sellers meramaikan table top Jogja Istimewa Travel Exchange (JITEX) 2017 di Ballroom Sahid Rich Hotel Jogja, Selasa, 4 April 2017. Para buyers datang dari sejumlah kota di Indonesia serta Malaysia dan Singapura. Mereka tampak meminati paket-paket wisata yang ditawarkan dalam ajang ini.

Event JITEX yang digelar DPD Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) DIY tahun 2017 ini digelar 3-6 April 2017. Ini adalah penyelenggaraan tahun kedua. Table top JITEX 2017 resmi dibuka dengan pemukulan gong oleh Kepala Bidang Promosi Wisata Pertemuan dan Konvensi Kemenpar Trindiana M. Tikupasang.

jitexbS7V.jpgPromo Wisata: Buyers dan Sellers di ajang table top JITEX 2017. (Foto: Erwan/CoWasJP)

Dalam travel mart atau table top ini, selain penyedia jasa pariwisata seperti agen perjalanan wisata, hotel, rental mobil, desa wisata, juga ada both Dinas Pariwisata. "Menarik sekali tahun ini. Sellers-nya lumayan beragam. Saya mendapatkan banyak paket untuk ke Jogja ini," ujar Bagus Sanyoto dari Al Farabi Tour and Travel, Jakarta.

Bagus mengaku juga ikut JITEX yang pertama tahun 2016 lalu. Dari forum semacam ini, usaha jasa pariwisata yang dijalaninya bisa mendapatkan paket dan mitra yang tepat. "Kami makin mudah mendapatkan paket wisata yang bagus dengan operator lokal yang sudah kita kenal dengan baik," tambahnya.

Hal yang sama diakui oleh para buyer dari Cirebon, Lombok dan Kuala Lumpur. "Baguslah dapat paket-paket menarik dari sini," tegas Sahlan MS, SH, direktur Tiara Sentosa Tours, Lombok, Nusa Tenggara Barat.

jitex-pembukaan1NInq.jpgTable top JITEX 2017 resmi dibuka dengan pemukulan gong oleh Kepala Bidang Promosi Wisata Pertemuan dan Konvensi Kemenpar Trindiana M. Tikupasang.. (Foto: Erwan/CoWasJP)

Wakil Ketua Penyelenggara JITEX 2017 Denny Crisnatha menegaskan JITEX sangat efektif sebagai ajang bertemunya para buyer dan seller. "Alhamdulillah, target peserta terlampaui.  Sehingga kami yakin ajang ini bisa meningkatkan tingkat kunjungan wisata ke DIY. Syukur bisa meningkatkan hingga 15 persen," kata Denny.

Kepala Seksi Pemasaran dan Informasi Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul Purnomo Sumardamto juga puas bisa memasarkan destinasi wisata yang ada di wilayahnya. Dalam table top ini, pihaknya menyebar brosur Exotic Gunungkidul dan Gunungkidul The Other Side of Jogja.

jitex1S2UzM.jpgDinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul menawarkan destinasi wisata baru di ajang table top JITEX 2017. (Foto: Erwan/CoWasJP)

"Kami menawarkan alternatif baru berwisata di Gunungkidul. Selain yang sudah sangat dikenal, kami informasi destinasi-destinasi baru. Baik wisata minat khusus, adventure maupun desa wisata. Salah satunya Bantaran Cinta Adventure. Responsnya luar biasa. Semoga ke depan makin banyak yang ke Gunungkidul," kata pria yang akrab disapa Damto ini.

Setelah seharian mengikuti table top di Hotel Sahid Rich, malam ini peserta diajak menikmati Sendratari Ramayana di Purawisata.  Sedangkan untuk Rabu (5/4) peserta diajak mengunjungi museum budaya Jawa  Ullen Sentalu di Kaliurang, serta ke  Perajin Batik dan Tenun di Gamplong. 

jitex2erwangBtnP.jpg

Menpar Arief Yahya menyambut positif travel mart di Jogja itu. Dia mengingatkan kepada semua pelaku bisnis pariwisata untuk segera go digital, menggunakan online untuk mendapatkan akses ke pasar global. "Silakan gabung ke ITX. Indonesia Tourism Xchange, digital market place yang mempertemukan buyers dan sellers ke dalam satu platform online," kata Arief Yahya. 

Para pelaku bisnis pariwisata itu akan mendapatkan website commerce yang sudah siap sebagai landing page. Dilengkapi booking system dan payment engine. "Dan semua free, silakan daftar," kata Menteri Arief. Cek info lengkapnya ke www.itx.co.id. (*)

Pewarta :
Editor :
Sumber :

Komentar Anda