COWASJP.COM – TAK JARANG DESTINASI wisata memiliki cerita di balik namanya. Namun mungkin sedikit yang bisa menyamai misteri di balik Pantai Gondo Mayit.
Pantai yang terletak di Desa Tambakrejo, Blitar ini dulu dikenal karena legenda mistisnya. Kini berkembang menjadi destinasi wisata yang digemari banyak orang. Dengan pesona yang berhasil menghapus kesan negatif dari nama yang terdengar cukup menakutkan. Bahasa Indonesia-nya Gondo Mayit adalah Bau Mayat.
Lokasi dan Akses
Pantai Gondo Mayit (juga dikenal sebagai Pantai Pasetran Gondo Mayit) berada di Desa Tambakrejo, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Untuk mencapai lokasinya bisa mengikuti rute menuju Pantai Tambakrejo, lalu belok kiri sebelum sampai Pantai Tambakrejo. Atau jika sudah tiba di Pantai Tambakrejo bisa berjalan melalui bukit di sisi timur. Dari sana juga bisa melihat pemandangan kedua pantai sekaligus.
BACA JUGA: Pantai Tambakrejo Bisa Dikembangkan Jadi Destinasi Wisata Kelas Dunia
Kendaraan roda dua maupun empat dapat masuk hingga dekat area pantai dengan mudah.
FASILITAS
Fasilitas yang tersedia masih sederhana, namun cukup untuk kebutuhan dasar wisatawan. Ada area parkir yang cukup luas, warung makan yang menjual makanan dan minuman lokal, serta toilet umum. Untuk menginap, wisatawan bisa memilih akomodasi di pusat kota Blitar atau sekitar Pantai Tambakrejo, karena belum ada penginapan langsung di dekat pantai Gondo Mayit.
BACA JUGA: Pantai Pangi, Deretan Pinus dan Telaga Payau Yang Menenangkan
Beragam aktivitas bisa dilakukan di sini, mulai dari menikmati ketenangan pantai dengan duduk menghadap laut. Berjalan-jalan di pasir putih bersih, hingga mengabadikan momen dengan foto-foto cantik. Bagi yang suka mencoba kuliner lokal, bisa menyantap ikan bakar atau kerang segar dari warung sekitar.
Selain itu, menjelajahi batu-batu unik di pantai juga bisa menjadi aktivitas menyenangkan.
Tanpa Tiket Masuk
Pantai ini dapat dikunjungi secara cuma-cuma tanpa biaya masuk. Biaya yang perlu dikeluarkan hanya untuk transportasi, konsumsi, dan biaya parkir yang berkisar antara Rp5.000 hingga Rp10.000 tergantung jenis kendaraan. Tidak ada biaya tambahan untuk fasilitas dasar lainnya.
Jam Operasional
Tidak ada batasan jam operasional, sehingga bisa dikunjungi kapan saja. Namun, waktu terbaik untuk berkunjung adalah pagi atau sore hari agar bisa menikmati pemandangan yang indah dan suasana yang lebih nyaman.
Pantai Gondo Mayit dilihat dari atas. (FOTO: Instagram)
Pada malam hari, disarankan untuk tidak tinggal lama karena pencahayaan di sekitar pantai masih sangat terbatas.
Keamanan
Keamanan di area pantai umumnya terjaga, terutama saat banyak wisatawan datang dan didukung oleh masyarakat lokal yang berjualan di sekitar. Namun, perlu diperhatikan kondisi ombak yang terkadang cukup kuat, sehingga tidak disarankan untuk berenang jauh dari tepian.
Disarankan juga membawa perlengkapan pribadi seperti air minum dan obat-obatan.
Kebudayaan
Nama "Gondo Mayit" memiliki cerita budaya yang menarik yang diwariskan dari mulut ke mulut.
Ada dua versi legenda yang populer:
Yang pertama menyatakan bahwa nama tersebut berasal dari bau yang menyerupai mayat karena pernah ditemukan banyak mayat di sekitar pantai.
Yang kedua, menceritakan tentang padepokan bernama Gondo Mayit yang membuat orang yang datang, tidak akan lagi kembali ke kampung halamannya.
Masyarakat lokal juga masih mempertahankan tradisi menangkap ikan dan memasak makanan laut dengan cara tradisional daerah.
Cuaca
Cuaca di Pantai Gondo Mayit mengikuti pola cuaca Jawa Timur. Musim kemarau (April hingga September) adalah waktu terbaik untuk berkunjung karena cuaca cenderung cerah. Pada musim hujan (Oktober hingga Maret), sering terjadi hujan deras yang dapat membuat akses jalan menjadi licin dan kondisi laut menjadi tidak stabil.
Suhu harian rata-rata antara 25°C hingga 32°C dengan kelembaban yang cukup tinggi.
Siapa Penglolanya?
Saat ini, pengelolaan Pantai Gondo Mayit dilakukan secara bersama oleh masyarakat lokal dan pemerintah Desa Tambakrejo. Bukan oleh perusahaan atau dinas pariwisata secara resmi. Fokus pengelolaan adalah menjaga keasrian alam dan kebersihan pantai, sekaligus meningkatkan fasilitas dasar untuk kenyamanan wisatawan.(Bersambung)