COWASJP.COM – Rabu, 18 Februari 2026. Persib Bandung menang 1-0 atas Ratchaburi di leg 2 babak 16 besar AFC Champions League Two, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Namun, kemenangan ini tak cukup untuk menambal defisit tiga gol dari leg pertama di markas lawan, sehingga Persib harus menerima keputusan tersingkir dengan agregat 1-3.
Laga yang penuh dinamika ini menyuguhkan momen-momen dramatis mulai dari gol yang dianulir, insiden kasar, hingga kartu merah yang menjadi titik balik perjuangan Persib.
Gol Offside Berguinho dan Kepala Adam Alis Ditendang Membakar Semangat Persib
Laga langsung menyajikan aksi seru sejak menit keenam. Persib mendapatkan sepak pojok yang dieksekusi Thom Haye, mengarah ke tengah kotak penalti dan menciptakan prahara. Bola yang terpental ke tiang jauh kemudian ditanduk dengan sempurna oleh Berguinho ke gawang Ratchaburi.
Namun, kegembiraan penonton langsung sirna ketika wasit membatalkan gol tersebut karena posisi offside yang terjadi sebelum tendangan.
Meski tidak gol, momen ini membakar semangat tim Persib dan suporter untuk terus mengejar gol yang sah.
Pada menit ke-13, terjadi momen mengkhawatirkan ketika Adam Alis mencoba menanduk bola ke rekan setim, tapi kepalanya kena tendangan tinggi dari pemain Ratchaburi yang mirip gerakan kickboxing.
Wasit Ngawur
Adam jatuh kesakitan dan harus mendapatkan perawatan sementara, namun sayangnya wasit tidak memberikan hukuman apa pun pada pemain pelaku.
Kondisi ini membuat suasana lapangan sedikit memanas, namun Persib tetap fokus untuk menjalankan permainan.
Ratchaburi menunjukkan ancaman serius pada menit ke-23. Setelah menetralkan serangan Berguinho, kiper Kampon Phatomakkakul langsung melemparkan bola cepat ke depan, yang dikuasai oleh Negueba. Dalam waktu hanya enam detik, ia berhasil menembus pertahanan Persib dan memasuki kotak penalti.
Namun, kecepatan dan kejeniusan Thom Haye muncul tepat waktu dengan melakukan intersep krusial, membuang bola keluar lapangan dan menyelamatkan Persib dari bahaya kebobolan.
Pada menit ke-39, Persib membangun serangan dengan tenang melalui lini tengah yang dikuasai Thom Haye. Karena kesulitan menemukan rekan setim, Haye melepas umpan semi ke tiang jauh yang disambar oleh Adam Alis.
Tendangan keras dari Adam mengarah ke gawang, namun kiper Ratchaburi berhasil melakukan blok sempurna dan memadamkan harapan gol pada babak pertama.
Gol Andrew Jung Disahkan VAR, Persib Unggul
Pada menit ke-40, akhirnya Persib bisa membuka skor. Serangan dari flank kiri yang diawali oleh umpan Thom Haye pada Alfreandra Dewangga berlanjut ke Andrew Jung yang dengan sigap menjebol gawang lawan. Gol tersebut sah setelah melalui pemeriksaan VAR karena kecurigaan offside pada Dewangga.
Setelah beberapa saat jeda, wasit menyatakan gol sah, membuat GBLA bergemuruh kegembiraan dan Persib mendapatkan keunggulan yang sangat dibutuhkan.
Pada menit 45+5, laga berbalik arah drastis. Uilliam Barros mencoba melakukan tekel blok pada Jonathan Khemdee, namun setelah gerakan tipuan dari pemain Thailand tersebut, kaki kanan Barros tidak sengaja menghajar betis lawan. Wasit langsung memberikan kartu merah langsung, membuat Persib harus bermain dengan 10 pemain di babak kedua.
Usaha para pemain Persib untuk memprotes keputusan tersebut tidak mendapatkan tanggapan dari wasit.
Meskipun bermain dengan 10 orang, Persib tetap menunjukkan semangat juang yang tinggi di babak kedua. Pada menit ke-48, Federico Barba menyambut sepak pojok dengan tandukan, namun bola sedikit melebar dari gawang. Andrew Jung mendapat kartu kuning pada menit ke-61 karena melakukan foul profesional untuk menghentikan serangan balik Ratchaburi.
Pada menit ke-74, Layvin Kurzawa mendapatkan peluang emas setelah menanduk bola ke arah gawang, namun kiper lawan kembali berhasil melakukan penyelamatan.
Sementara itu, pada menit ke-80, Layvin kembali berperan penting dengan mengganggu pemain Ratchaburi Tana yang hampir mencetak gol.
Pada menit tambahan 90+5, kiper Persib Teja Paku Alam melakukan penyelamatan dramatis dengan menahan tembakan bebas dari pemain Ratchaburi, memastikan skor 1-0 bertahan hingga akhir laga.
Meskipun harus menyambut hasil yang menyakitkan, laga ini memberikan pelajaran berharga bagi Persib Bandung. Manajemen tim telah mengumumkan rencana untuk meningkatkan sistem permainan dengan mengadopsi teknologi analisis pertandingan yang lebih canggih, serta mengembangkan program pembinaan pemain muda untuk memperkuat skuad di kompetisi mendatang.
Semangat juang yang ditunjukkan oleh para pemain, terutama dalam kondisi bermain dengan kekurangan orang, menjadi motivasi besar untuk terus berkembang dan menghadapi tantangan lebih besar di masa depan.
"Kekalahan ini bukan akhir, melainkan batu loncatan untuk meraih prestasi lebih baik," ucap salah satu pejabat Persib dalam konferensi pers pasca laga.(*)