COWASJP.COM – Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC), Surabaya merupakan satu-satunya SLB model swasta terbaik se Indonesia 2025.
YPAC Surabaya berhasil masuk lima besar dari 2.300 SLB model seluruh Indonesia. Dari lima besar yang dipilih oleh Kemendiknas tersebut, YPAC satu-satunya yang swasta. Sedangkan yang lainnya, SLB Negeri.
"Kami bangga. Karena YPAC Surabaya satu-satunya SLB swasta yang terpilih sebagai sekolah model oleh Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen), Kemendiknas," kata Kepala SLB YPAC Surabaya, Isrumella.
Atas prestasinya tersebut, YPAC Surabaya selama ini juga telah bekerja sama dengan SLB di luar negeri. Di antaranya Singapura dan Belanda.
Kesuksesan tersebut, tadi pagi disampaikan di depan para siswa dan orang tua murid yang hadir pada peringatan ulang tahun ke - 70 YPAC, yang dirangkai dengan Halalbihalal, Selasa 31 Maret 2026.
Acara kali ini diperingati dengan sangat sederhana di pelataran kantor yayasan dan SLB. Sebab, aula yang biasa untuk berbagai kegiatan, plafonnya ambruk akibat hujan dan angin beberapa waktu lalu.
Acara ini ditandai dengan makan bareng siswa dan orang tua siswa. Serta pengurus yayasan.
Sekitar 190 porsi makanan dan minuman disuguhkan oleh panitia, yang diketuai oleh M. Nasaruddin Ismail, wartawan senior yang sudah 20 tahun mengabdi di yayasan tersebut.
Pada kesempatan yang sama, yayasan menyerahkan penghargaan kepada 5 karyawan yang sudah 25 tahun mengabdi.
Salah satunya Abdus Syakur. Ia mantan murid di YPAC, lalu setelah lulus kuliah di Universitas Negeri Jember. Setelah lulus kembali mengabdi di YPAC sebagai guru.
"Saya dulu SD di YPAC. Tak menduga kalau setelah lulus kuliah, kembali mengajar di YPAC," aku penderita polio, saat mengisahkan pengalamannya, usai menerima penghargaan kemarin. (*)