BUMD, Mengapa Harus Lahir?
Saya tidak tahu. Benar-benar saya tidak tahu. Mengapa "bayi" BUMD (badan usaha milik daerah) yang namanya PDAU (perusahaan daerah Aneka Usaha) dilahirkan? Kenapa dia harus ada, bila kemudian dibiarkan merana?
Selengkapnya
Saya tidak tahu. Benar-benar saya tidak tahu. Mengapa "bayi" BUMD (badan usaha milik daerah) yang namanya PDAU (perusahaan daerah Aneka Usaha) dilahirkan? Kenapa dia harus ada, bila kemudian dibiarkan merana?
SelengkapnyaSiapa yang tidak mengenal sosok yang satu ini, Suradi. Saya dan rekan-rekan lainnya biasa memanggil dengan nama Pak Radi.
SelengkapnyaTak pernah terbayang dalam benak saya kalau suatu ketika bakal bekerja di perusahaan yang bergerak dalam bidang minyak dan gas (migas).
SelengkapnyaAKHIR Januari dan awal Februari tahun ini bagai hari melelahkan. SiKempit dan SiKempot aktivitasnya luar biasa sibuk.
SelengkapnyaMasih hangat di telinga kita, Djoko Susilo ( 54 ), mantan Dubes Swiss, meninggal akibat serangan jantung, Selasa 26 Januari pekan lalu. Memang,
SelengkapnyaAda yang terasa aneh saat memasuki area ruang tunggu Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta (SHIA) Jakarta. Koridor pintu boardingnya terasa lapang dan nyaman.
SelengkapnyaSepulang dari Amerika Serikat, saya langsung mendapat pekerjaan istimewa. Menjadi Tenaga Ahli (TA) anggota DPR RI. TA menempati strata kedua, setelah anggota DPR itu sendiri dalam lingkungan kantor wakil rakyat.
SelengkapnyaSebenarnya secara tradisional, masyarakat memiliki kearifan lokal dalam mengolah sampah.
SelengkapnyaNAH, ketika membincangkan masalah fiqih lingkungan itulah, sejumlah persoalan menyangkut sampah mencuat.
SelengkapnyaKamis sore itu, pesan singkat masuk ke handphone saya. ‘’Mas perkenalkan saya Lukman dari Lembaga Pengabdian Masyarakat UCY.
Selengkapnya