”Anak Saya Nanti Punya Pesantren yang Besar”
KH Abdul Chalim (Leuwimunding Majalengka) dilahirkan di Leuwimunding pada bulan Juni 1896. Kiai Chalim lahir dari pasangan Mbah Kedung Wangsagama dan Nyai Satimah.
SelengkapnyaKH Abdul Chalim (Leuwimunding Majalengka) dilahirkan di Leuwimunding pada bulan Juni 1896. Kiai Chalim lahir dari pasangan Mbah Kedung Wangsagama dan Nyai Satimah.
SelengkapnyaDi saat kita memperingati Hari Pahlawan 10 November, kita akan menengok kembali momen perjuangan hidup dan mati ribuan rakyat di Surabaya dan sekitarnya pada 10 Nopember 1945 saat mereka menghadapi serangan tentara Sekutu yang bersenjata jauh lebih canggi
SelengkapnyaPertama, secara umum, kunjungan itu disimplifikasi. Kunjungan seorang sahabat. Dalam senang dan susah adalah sahabat sejati.
SelengkapnyaPersaingan Kontingen Jatim dan Kontingen DKI Jakarta semakin sengit. Kedua kubu saling gusur di peringkat 2 klasemen perolehan medali.
SelengkapnyaKetua Panitia Reuni Cowas JP (Konco Lawas eks Jawa Pos) di Malang, Minggu, 21 Agustus 2016 adalah Slamet Oerip Prihadi. Senior saya di JP.
SelengkapnyaReuni eks wartawan Jawa Pos (JP) di Malang, 21 Agustus 2016, kayaknya bakal seru. Bukan saja itu menyambut HUT perdana Cowas (Konco Lawas, komunitas eks JP).
SelengkapnyaBantengan... seni tradisi asli masyarakat Malang Raya. Lebih khusus lagi, budaya yang berakar pada seni pencak silat ini lahir, tumbuh, dan berkembang di area sekitar empat gunung di Jawa Timur: Semeru, Bromo, Arjuno, dan Kawi.
SelengkapnyaSuara sholawat, tahmid, dan dzikir terus menggema di lingkungan Desa Jati, Udanawu . Kamis malam 28 Juli 2016.
SelengkapnyaSebanyak 7500 karyawan kopi Kapal Api dan keluarganya memadati Gedung JX International, Surabaya.
SelengkapnyaBahagia itu sederhana. Salah satu kebahagiaan bisa diperoleh orang tua saat dia memiliki waktu untuk mengantarkan anaknya ke sekolah.
Selengkapnya