GNPF MUI Puji Langkah Jokowi

Perwakilan GNPF MUI yang dipimpin Ust Bahtiar Nasir saat melakukan silaturahim dengan Presiden Jokowi di Istana Presiden. (Foto: Istimewa)

COWASJP.COMpengantar-cowas1igxdl.jpg

PERWAKILAN Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) mengadakan silaturahim dengan Presiden Jokowi, Minggu (25/6). Pimpinan rombongan GNPF MUI Bachtiar Nasir mengatakan bahwa kunjungannya bertemu Presiden untuk bersilaturahmi. “Alhamdullilah tadi kami diterima Presiden dalam rangka silaturahim halalbihalal, hari raya dan bagi kami ini kesempatan dalam rangka momen halalbihalal,” ucap Nasir.

Nasir mengakui bahwa Presiden Joko Widodo mengemban amanat yang cukup berat dan selalu berusaha menjalankan setiap program-programnya dengan berbagai macam cara pandang.  

“Ada yang suka dan tidak suka, kemudian bagaimana presiden juga harus konsisten dalam program yang dijalankannya. Dan presiden mengatakan 'saya harus berani mengambil risiko itu',” kata Nasir.

Nasir juga memuji upaya Presiden Jokowi dalam keberpihakan untuk ekonomi kerakyatan. “Hal yang cukup bagus adalah bagaimana kita dengar sekian belas juta hektare tanah diperuntukkan untuk masyarakat,” ujar Nasir.

Presiden Joko Widodo  menerima kunjungan silaturahmi dari perwakilan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) di Istana Merdeka. Pertemuan yang diselenggarakan beberapa lama setelah kegiatan open house berakhir tersebut merupakan permintaan dari pihak GNPF MUI yang disampaikan dan dikoordinasikan melalui Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

"Pada saat open house tadi saya dihubungi oleh Pak Menteri Agama bahwa ini Pak Bachtiar Nasir dan kawan-kawan ingin menghadap Pak Presiden. Tadi Pak Presiden kami laporkan dan beliau mengatakan, 'Ya, ini kan open house. Siapa saja kita tunggu,'" ujar Menteri Sekretaris Negara Pratikno kepada para wartawan.

Dalam pertemuan itu, selain Pratikno, Kepala Negara juga didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto serta Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Sementara dari pihak GNPF MUI, turut hadir bersama Bachtiar Nasir ialah Kapitra Ampera, Yusuf Marta, Muhammad Lutfi Hakim, Habib Muchsin, Zaitun Rasmin, dan Denny.

Pratikno menyampaikan bahwa tidak ada pembahasan khusus yang dilakukan antara Presiden dan GNPF MUI. Pertemuan itu murni dilakukan untuk silaturahmi semata. "Intinya tidak ada acara yang diperbincangkan, hanya silaturahmi saja," ucapnya.

Dalam keterangan persnya, Biro Pers Kepresidenan menyebutkan, Mensesneg mengatakan GNPF MUI menyampaikan apresiasi mengenai apa yang dilakukan pemerintah selama ini. Mereka juga menyatakan mendukung kebijakan pemerintah.

"Mereka juga mendukung sepenuhnya kebijakan pemerintah, pembangunan bangsa ini, dan mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Pak Presiden, serta meminta untuk punya akses komunikasi. Yang disampaikan Presiden, 'Mari kita buka komunikasi.' Itu saja," ia menambahkan. (*)

Pewarta :
Editor :
Sumber :

Komentar Anda