Baku-tembak polisi, jari putus, terjawab. "Tidak ada pemotongan (jari). Itu akibat tembakan," kata Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Budhi Herdi Susianto di konferensi pers Selasa (12/7). Meski jarang, itulah hasil autopsi.
Berita lainnya, Brigadir Nopri sudah masuk rumah, melecehkan isteri Irjen Ferdy Sambo, sehingga Ny Ferdy menjerit. Barulah Bharada E penjaga di rumah itu mendatangi suara jeritan. Lalu baku-tembak. Akhirnya Nopri tewas.
PENEMBAKAN itu terjadi Senin (27/6/2022) malam sekitar pukul 20.00 WIB di rumah kontrakan sekaligus tempat usaha rongsokan milik Sabar di bawah fly over di sebelah barat Pasar Larangan, Sidoarjo, Jatim.
KAPOLRES Tangerang Selatan, AKBP Sarly Sollu kepada pers, Sabtu (25/6) mengatakan, dua orang saksi melihat kondisi SL berdarah-darah, berjalan keluar kamar kos. Lalu terkapar.
Bukan hanya di dalam negeri. Tapi bahkan di negeri manca yang jauh. Menari-nari dan bergoyang. Entah akan sampai atau tidak dalam pertarungan Pilpres 2024.
Polisi tiba di TKP, lengkap dengan Unit K-9 (anjing pelacak). Anjing mengendus darah SL yang berceceran. Dimulai dari pintu belakang (seperti teriakan SL) menuju ke dalam kamar. Lanjut, keluar pintu depan.
JASMERAH. Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah. Begitulah semboyan terkenal yang diucapkan oleh Presiden Soekarno, dalam pidatonya yang terakhir pada Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 1966.