Stop Stigmatisasi Miskin
Mereka mungkin miskin oleh sistem yang korup. Mereka mungkin miskin oleh kita yang rakus. Mereka miskin bukan karena memilih menjadi miskin.
Selengkapnya
Mereka mungkin miskin oleh sistem yang korup. Mereka mungkin miskin oleh kita yang rakus. Mereka miskin bukan karena memilih menjadi miskin.
SelengkapnyaIni satu cerita dari Reuni Akbar Pertama para alumni koran harian di Jakarta: Merdeka - Rakyat Merdeka, pada Minggu 22 Juni 2025. Berlangsung 19 hari lalu. Namun, rasanya sayang bila tidak dituliskan.
SelengkapnyaAsmawi Syam membukanya dengan kutipan menarik dari Gio Valiante, Ph.D, seorang psikolog golf yang melahirkan banyak pegolf profesional.
SelengkapnyaLuar biasa! Yang hadir ribuan Jeep Amerika ---terutama Willys (eks perang dunia) dari berbagai komunitas dari seluruh Indonesia.
SelengkapnyaIa bukan hanya mantan Duta Besar RI untuk Australia dan Amerika Serikat, tapi juga seorang pribadi yang menghidupkan nilai-nilai kehangatan, kebersahajaan, dan semangat kebapakan dalam dunia yang kadang terlalu formal—dunia diplomasi.
SelengkapnyaAda rindu yang membuncah, namun juga rasa syukur yang mendalam.
SelengkapnyaIbadah Haji adalah momen spiritual yang paling dinanti oleh umat Islam di seluruh dunia. Perjalanan suci menuju Baitullah ini bukan sekadar ritual fisik
SelengkapnyaPemilik Jawa Pos, Bapak Te Chung Seng (Om Te). Dia bersama istrinya yang cukup akrab dipanggil Tante Te berbisnis koran. Tepatnya diterbitkan tanggal 1 Juli 1949.
SelengkapnyaRitual sebelum libur akhir semester selalu diakhiri dengan pengambilan rapor oleh orang tua di sekolah. Jaman saya sekolah dulu.
SelengkapnyaMenyambut Tahun Baru Hijriah 1447, 1 Muharram, para warga RT 003 RW 002, Desa Bakung , Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, mengadakan kegiatan Baritan pada Kamis 26 Juni 2025.
Selengkapnya