Teman Baru
Kawan baru ngotot saya tinggal di rumahnya. Pun kawan lama. Anda kenal keduanya.
SelengkapnyaKawan baru ngotot saya tinggal di rumahnya. Pun kawan lama. Anda kenal keduanya.
SelengkapnyaBesoknya, kami langsung ke Los Angeles. Lewat pantai. Tidak lewat gurun lagi.
SelengkapnyaTapi Phoenix seperti kota mati di musim panas seperti ini. Tempe terasa lebih hidup. Saya tidak pilih keduanya --sudah dua kali ke sana.
SelengkapnyaKeberadaan pos ini sangat membantu petugas haji Indonesia, baik yang kloter maupun non kloter.
SelengkapnyaBagi jama’ah haji asal embarkasi Surabaya misalnya, mereka tidak perlu repot-repot mengantri pengurusan keimigrasian Indonesia.
SelengkapnyaSaya sempat bertanya-tanya mengapa Presiden George Bush pernah tinggal beberapa tahun di Odessa --di masa mudanya. Seterpencil ini.
SelengkapnyaTujuan setelah San Antonio adalah kota yang namanya lebih terkenal setelah ada perang di Ukraina: Odessa. Masih di Texas.
SelengkapnyaDi perjalanan ini pula saya dengar: Presiden Donald Trump dinyatakan bersalah.
SelengkapnyaTulsa kota kedua terbesar di negara bagian Oklahoma. Tapi hampir imbang besarnya. Juga imbang sepinya --kalau malam.
SelengkapnyaDi Amerika, kata John Mohn, orang tidak boleh berbohong. Harus bilang apa adanya. Sudah dibiasakan sejak kecil begitu.
Selengkapnya