Puti, Machida, dan Pokemon
Satu kalimat Puti Guntur Soekarno yang membuat Walikota Machida, Joichi Ishizaka terharu.
SelengkapnyaSatu kalimat Puti Guntur Soekarno yang membuat Walikota Machida, Joichi Ishizaka terharu.
SelengkapnyaIni bagian akhir saya menulis kisah ini. Masih banyak lagi pengalaman lebih seru, tapi itu akan aku tulis dalam buku True Story 2 BONDET (Sisi Hitam Seorang Wartawan) Silakan tunggu tanggal terbitnya.
SelengkapnyaTampak berjalan cepat, sejumlah orang Indonesia di ground Shinjuku Station, Tokyo – Jepang. Satu di antara mereka, tak asing lagi, Puti Guntur Soekarno.
SelengkapnyaMadiun,…hem…akhirnya aku kembali ke Madiun. Sebuah kota penuh kenangan yang mengukir jiwaku.
SelengkapnyaPutra sulung Bung Karno, Guntur Soekarnoputra, sempat digadang-gadang menggantikan bapaknya.
SelengkapnyaTokyo Metropolitan, apa mau dikata. Sebagai kota metropolitan yang sebenarnya, kota ini sudah lama menerapkan konsep smart city.
SelengkapnyaJepang termasuk yang pengguna internetnya sangat besar, tetapi relatif tidak mengubah kebiasaan masyarakatnya membaca koran.
SelengkapnyaKerja Panitia Pelaksana (Panpel) yang dikomandani Ustd Kusnun Juraid dan diasisteni Cak Sukma tak sia-sia. Semua berjalan lancar, mungkin ada sedikit kekurangan, itu sudah wajar.
SelengkapnyaMencari lokasi kuliner di Kota Surabaya merupakan hal yang menyenangkan. Pasalnya banyak tempat kuliner yang bakal memanjakan lidah.
SelengkapnyaHari ini dua orang anggota Cowas (konco lawas) Jawa Pos kembali ke hadirat Illahi. Tadi sore Mas Hartoko, mantan wartawan JP yang kemudian berkarir di ANTV biro Surabaya meninggal.
Selengkapnya