Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj) menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan haji yang adaptif, solutif, dan berorientasi pada kemaslahatan jemaah, melalui penguatan tata kelola penyembelihan dam (hadyu).
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi menyampaikan rasa syukur karena tahun 2026 tercatat jumlah petugas haji perempuan sebesar 33 persen.
TEKAD untuk memberikan pelayanan layak, aman, dan terjangkau bagi jutaan jemaah haji Indonesia telah menjadi fokus utama pemerintah dan berbagai pihak terkait selama bertahun-tahun.
Musim haji tahun 2019 juga musim haji dimana Mbah Maemoen Zubeir wafat yang 24 jam sebelumnya sempat memberikan wejangan kepada kami sekeluarga dan menyampaikan “kalimat pamitan” yang sangat mengharukan sekaligus mengagetkan.
Menurut Afriansyah, selama ini pelayanan ibadah haji dan umrah berada di bawah Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Kementerian Agama.