Putra kelahiran Tulungagung 1962 ini mengenyam pendidikan SD, SMP sampai SMA di Blitar. Sejak jadi anggota polisi pada 1988, sudah menekuni bidangnya di dunia forensik, di Puslabfor, Mabes Polri.
Usai parkir, ternyata ada jalan terowongan --yang menuju monumen tidak jauh dari parkir mobil. Namun saat itu jalan terowongan dekat parkir mobil ditutup.
Itulah inti penjelasan Ivan. Meski susunan kalimatnya agak membingungkan. Berputar. Tidak langsung ke inti persoalan. Mbulet belibet. Tapi, bisa disimpulkan begini:
"Mengenai Rp 300 triliun, sampai siang hari ini saya tidak mendapatkan informasi 300 itu ngitungnya dari mana, transaksinya apa saja, siapa yang terlibat?”
Jumlah rekening sampai puluhan, bukan cuma atas nama Rafael. Namun juga atas nama anggota keluarga: Ernie Meike Torondek (isteri Rafael) dan anak-anak Rafael, termasuk Mario Dandy Satrio.
Terus, kurang apa? Kurang apa, sayangnya ortu? Terlalu sedikit anak Indonesia usia 20 yang hidup semewah Mario. Apakah kemewahan itu justru membuatnya tergelincir?