CowasJP
EditorDekat Surga, Dekat Juga dengan Neraka
Tahun 1987, tepat 10 tahun berprofesi sebagai jurnalis, atau 2 tahun sebagai ...
Dahlan Iskan dan Buku-buku Antikorupsi
Djok, saya ada buku bagus tulisan seorang jaksa di Hongkong. Ini buku tentang...
Ajak Dahlan Iskan agar Muluskan Pinjaman Bank
Jumat 15 Maret 2013, Menteri BUMN Dahlan Iskan di undang ke Lombok. Salah sat...
Motor Berkat Karso Biran
Begitu Jawa Pos dipegang Grafity Press dengan manajemen baru (yang saya paham...
Air, Zat Sakral Penyulut Perang dan Kejahatan
Kata-kata di atas adalah kutipan dari sebuah himne kuno Rig Veda, Water of Li...
Sssst...Jangan Dibocorkan ke Pak Dahlan!
Saya tak mengenal Dahlan Iskan secara dekat, selama saya bergabung dengan Jaw...
Saatnya MU Kembali ke Puncak Klasemen
Fluktuasi peringkat akan sering terjadi. Ini menandakan betapa sengitnya pers...
Swasta Bebas Bisnis Minyak dan Gas
Bisnis minyak dan gas, bukan lagi monopoli Petamina. Swasta pun bebas untuk m...
Kenal Sejak Meliput Komando Jihad
Antara Dahlan Iskan dan Bondet (lanjutan)Sebenarnya aku dan Dahlan iskan kena...
Kapan Pasir Semeru Bisa Dikelola dengan Jitu?
Inilah pertanyaan besar yang mengambang di lereng Gunung Semeru, yang belum t...
Bung Karno dan Seorang Cucunya di Jepang
Wartawa Cowasjp Roso Daras melaporkan dari Tokyo, Puti Guntur Soekarno diunda...
Ketika Negeri Makin Terbelit Utang
Total utang pemerintah Indonesia pada September 2016 tercatat sudah mencapai ...
Cara Dahlan Hadapi Seribu Desakan Korupsi
Senin pagi, 16 Juni 2014 saya diterima Dahlan di ruang kerja Menteri BUMN. Na...
Puti Guntur ke Jepang Bawa Pemikiran Bung Karno
Untuk kedua kalinya, Puti Guntur Soekarno diundang ke Universitas Kokushikan,...
Pungli Truk Pasir Marak di Puluhan Desa
Puluhan orang melakukan unjuk rasa di depan kantor Pemkab Lumajang, Senin 31 ...