Di Pantai Bentar, Rindu Konco Lawas (Sahabat Lama) Menjadi Semangat Masa Depan

Reuni Akbar HUT XI CoWas JP di Pantai Bentar ini tergelar berkat inisiatif Mas Khoirul Anwar (CoWaser di Malang) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Probolinggo, Saat ini Bupati Probolinggo Bupati Dr H Mohammad Haris Damanhuri Romly, M.Kes sedang gencar-gencarnya mempromosikan wisata pantai. Ada 6 Pantai lainnya selain Pantai Bentar. 

Oct 04, 2026 - 11:15
Updated: 17 hours ago
0
Di Pantai Bentar, Rindu Konco Lawas (Sahabat Lama) Menjadi Semangat Masa Depan
Foto bersama saat Reuni Akbar HUT XI CoWas JP di Pantai Bentar, Kabupaten Probolinggo. (FOTO: Sugeng Deas)

JAUH DI MATA, namun dekat di hati. Demikian perasaan yang tak terucap saat Reuni Akbar HUT XI Konco Lawas Jawa Pos, atau CoWas JP, digelar di Pantai Bentar, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (3/10/2026). Ini adalah reuni akbar ke-14 CoWas JP (Konco Lawas Jawa Pos). Dan, inilah reuni kali pertama di pantai. 
 
Perlu dicatat, Reuni Akbar HUT XI CoWas JP di Pantai Bentar ini tergelar berkat inisiatif Mas Khoirul Anwar (CoWaser di Malang) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Probolinggo, Saat ini Bupati Probolinggo Bupati Dr H Mohammad Haris Damanhuri Romly, M.Kes sedang gencar-gencarnya mempromosikan wisata pantai. Ada 6 Pantai lainnya selain Pantai Bentar. 

Terima kasih sebesar-besarnya kami ucapkan kepada Bupati Probolinggo. 

Saya sendiri tak sempat hadir. Padahal sejak kabar acara itu tersebar, saya bersama istri sudah berniat datang. Kami bahkan sudah menyusun rencana keberangkatan bersama Cak Sukma (CoWaser di Malang). Kami sendiri tinggal di Blitar. 

FOTO: Taufikurahman.

Namun Allah SWT menakdirkan lain. Kesehatan menjadi alasan saya tak bisa bergabung bersama para dulur dan konco-konco lama.
 
Meski begitu, hati tetap gembira. Saya bersyukur mendengar kabar dan melihat video unggahan di media: acara berlangsung gayeng, hangat, dan penuh keakraban.
 
Sekitar 100 mantan punggawa Jawa Pos Group hadir. Mereka datang dari berbagai daerah di seluruh Indonesia.
 
Lama tak bertemu, kini kembali berkumpul. Masing-masing membawa cerita perjalanan hidup. Ada yang bercerita tentang masa lalu. Ada yang berbagi pengalaman hari ini. Semua disatukan oleh satu ikatan: pernah menjadi bagian dari keluarga besar Jawa Pos.


 Pertemuan ini bukan milik satu bidang saja.
Hadir para mantan divisi redaksi, mantan divisi percetakan, divisi pemasaran, divisi iklan, divisi umum, divisi ekspedisi, dan keuangan. Semuanya menghablur tanpa sekat psikologis. 

Bahkan sejumlah janda yang ditinggal wafat suaminya — yang dahulu mengabdi di Jawa Pos — turut hadir.  Kehadiran mereka menambah kehangatan. Suasana terasa sungguh seperti berkumpulnya keluarga besar.
 
Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Cak Shodiq Syarif. Lalu Ketua Umum CoWas JP, H.Sukoto, menyampaikan sambutan pembuka. Ia mengaku bersyukur bisa berkumpul kembali.Ia berharap ikatan persaudaraan ini tetap terjaga. Hingga akhir hayat.

Ketua CoWas JP Sukoto ketika memberikan sambutan. (FOTO: Sugeng Deas)

"Saya sangat berterima kasih atas partisipasi para alumni untuk menyukseskan Reuni HUT XI CoWas," ujar Cak Koto panggilan karibnya.
 
Pesan yang menyentuh hati disampaikan Ustadz Misbahul Huda. MAS Huda menyampaikan hasil pertemuan penting dengan mantan CEO Jawa Pos, Pak Dahlan Iskan. Bagaimana rinciannya kita tunggu dahulu realisasinya bagaimana. 
 
Sebelum memimpin doa, ia mengajak semua hadirin memaknai arti usia. Bukan seberapa lama kita hidup. Melainkan seberapa banyak manfaat yang kita tinggalkan.
 
"Usia akan berhenti saat seseorang wafat. Namun manfaat kebaikan, ilmu, dan amal jariah akan terus mengalir," ujarnya. "Begitu juga CoWas. Bisa bermanfaat kapan pun," tambahnya.

SAMBUTAN SEKDA PEMKAB PROBOLINGGO
 
Puncak acara dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo, H. Ugas Irwanto, S.Sos., M.Si. Ia mewakili Bupati Probolinggo, dr. H. Muhammad Haris Damanhuri Romly, M.Kes., yang sedang menunaikan ibadah umrah.

Sekda Pemkab Probolinggo Bapak Ugas Irwanto. (FOTO: Sugeng Deas)

Pak Ugas menyambut hangat kedatangan para mantan insan media ini. Kehadiran mereka dijadikan momen memperkenalkan potensi wisata daerah.
 
Ia mengabarkan Pemkab Probolinggo sedang menyiapkan Seven Beaches Festival 2026.Akan digelar pada November nanti.
 
Tujuh pantai akan ditampilkan:
Pantai Bentar, Pantai Bahak, Pantai Gili Ketapang, Pantai Klasik, Pantai Duta, Pantai Greenthing, dan Pantai Bohay.
 
Festival ini bukan sekadar hiburan. Tujuannya memperkenalkan wisata bahari, budaya pesisir, olahraga, UMKM, serta ekonomi kreatif daerah.
 
Pantai Bentar sendiri menjadi salah satu destinasi andalan.

Ugas berharap kehadiran para mantan wartawan dan pegiat media ini dapat menjadi jembatan. Menghubungkan komunitas, pemerintah daerah, dan potensi wisata yang dimiliki.
 
Setelah sambutan, acara berlanjut dengan ramah tamah. Di sinilah hal indah terjadi. Pertemuan tak berhenti pada kenangan masa lalu.
 
Para anggota mulai membicarakan masa depan. Salah satu gagasan yang muncul: pendirian yayasan.
 
Nantinya yayasan ini akan mengelola unit usaha milik bersama.
Salah satu yang sedang dibahas: peternakan kambing.
 
Gagasan ini sebenarnya bukan hal baru. Sejak awal, CoWas JP memang sudah berkeinginan membangun kegiatan yang bermanfaat bagi seluruh anggota.

Dari kiri: Mas Arif Afandi, Mas Misbahul Huda, Mas Moch. Sodiq, Mas Sukoto, Mas Roso Daras. (FOTO: Sugeng Deas)

Kini niat itu kembali dihidupkan. Dari sekadar rencana, perlahan menjadi langkah nyata. Ramah tamah yang dipimpin Ustadz Misbahul Huda menjadi ruang berbagi gagasan.Siapapun bebas menyampaikan pandangan. Semua didengar dengan rasa hormat.
 
Reuni kali ini sungguh istimewa. Bukan hanya karena banyak sahabat lama bertemu kembali. Melainkan karena pertemuan itu melahirkan harapan baru.
 
Nostalgia menjadi jembatan. Menguatkan silaturahmi. Membicarakan masa depan. Menjajaki usaha bersama.

Joget di acara santai. (FOTO: Sugeng Deas)
 
CoWas JP lahir pada  tahun 2015. Sejak itu, terus menjaga tradisi pertemuan. Menghubungkan generasi yang dulu bekerja bersama, di bawah satu atap, untuk satu tujuan.

Bagi saya yang tak dapat hadir, kabar ini cukup mengobati rindu. Bahwa persaudaraan yang tulus tak akan pernah putus. Meski raga tak bisa bersama, doa tetap menyatu. Semoga CoWas JP terus berkah.

FOTO: Sugeng Deas.

Semoga ikatan ini tak terputus oleh jarak, waktu, maupun keadaan. Semoga setiap langkah yang diambil ke depan membawa manfaat.
Bagi sesama anggota.
Bagi sesama manusia.
Hingga manfaat itu terus mengalir, meski kita tak lagi di dunia ini.

Itulah warisan yang paling berharga. Wallahu A'lam Bisshawab. (*)

What's Your Reaction?

Like Like 1
Dislike Dislike 0
Love Love 2
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
Redaktur CowasJP

Media Seduluran di Indonesia, sebagai sarana komunikasi dan silaturrahmi untuk menghidupkan semangat menulis melalui karya-karya jurnalistik yang inspiratif dan positif berdasarkan spirit persaudaraan dan persahabatan sepanjang masa.

Comments (0)

User