Seni Tanpa Batas, Seni Tanpa Dasar

Tanpa batas bicara tentang kasat mata, bicara masalah permukaan. Tentang berapa luas seni itu bisa keluyuran (jalan-jalan).

Nov 08, 2026 - 10:56
0
Seni Tanpa Batas, Seni Tanpa Dasar
Saiful Hadjar, Peni Citrani, Ndindy dan Aries Jo mengunjungi pameran seni rupa Art Subs 2026.(FOTO: Dokumen Saiful Hadjar)

TAHUN ini Surabaya mendapat suntikan serum "Seni Rupa Tanpa Batas" dari kurator event seni rupa "Art Subs 2026, Asmudjo J dan Nirwan Dewanto. Event yang nampak mewah, gemerlapan, sangat mahal dan terkesan bergengsi.

Menampilkan 500 karya dengan 113 perupa bertaraf regional sampai internasional, dari berbagai kota di tanah air. Di antaranya Nyoman Nuarta, Agung Tato, I Gusti Ngurah Udianata, Bagas K Putra, Elyezer, Dadang Rukmana, Ni Nyoman Sani, Fajar Djunaedi, Iwan Yusuf, Joni Ramlan dan seterusnya. Berlangsung dari 19 September hingga 8 November 2026, di Balai Pemuda, Jalan Gubernur Suryo nomor 15, Surabaya.

Secara umum seni memang tanpa batas, yang punya batas adalah kanvas, panggung, kertas dan gedung yang menampungnya. Yang punya batas genri, aliran yang dibuat manusia.

Seni sendiri tidak ada yang menghalangi dan akan mengalir terus. Dari menyambung satu rasa ke rasa yang lain. Dari satu zaman menyambung ke zaman yang lain.

Tanpa batas bicara tentang kasat mata, bicara masalah permukaan. Tentang berapa luas seni itu bisa keluyuran (jalan-jalan). Tentang seberapa jauh ia bisa dilihat, didengar dan dibaca.

Sedang seni tanpa dasar, bicara tentang kedalaman dan bicara batin.Tentang seberapa dalam seni itu menyelam. Tentang apa yang tidak bisa terlihat, yang bisa dirasakan kalau kita berani masuk ke dalamnya.

Orang yang hanya melihat seni dari luar akan berkata: Wah luas sekali tanpa batas. Sedang orang yang menyelam dalam seni akan berkata: Wah dalam sekali tanpa dasar.

Yang satu bicara keluasan, sedang yang satu bicara kedalaman. Keduanya itu seni, dilihat dari luar, diselami dari dalam tanpa dasar. Karena yang membatasi itu hanya wadah, bukan seninya. (*/Saiful Hadjar)

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
Redaktur CowasJP

Media Seduluran di Indonesia, sebagai sarana komunikasi dan silaturrahmi untuk menghidupkan semangat menulis melalui karya-karya jurnalistik yang inspiratif dan positif berdasarkan spirit persaudaraan dan persahabatan sepanjang masa.

Comments (0)

User