Redaktur CowasJP
EditorAlhamdulillah, Upaya Bonek Tak Sia-sia, PSSI Melegit...
Tak sia-sia Arek-arek Bonek “ngluruk” ke Jakarta. Aspirasi mereka untuk meleg...
Cut Off Kesalahan Masa Lalu
Inilah lanjutan tulisan kami pada 16 – 18 Februari 2006 yang sedianya dijadik...
Banyak PR Belum Rampung, Warga Kota Gandoli Risma
Gebyar pencalonan gubernur DKI kian menghangat. Nama-nama calon penantang Gu...
Tewasnya ''Bonek Krembangan'' Menginspirasi Bonekmania
Freddy Budiman masih menjadi buah bibir. Gembong narkoba yang kehadiran jenaz...
Senang-Sedih, Bumbu Perjalanan
Tarif hotel bukan bintang. kata Hendri kemarin: SGD 90 (sekitar USD 48 kurs s...
Ketika Cak Narto Turun Tangan Langsung
Ini tulisan Almarhum Kholili Indro, wartawan Jawa Pos, pada 17 Februari 2006....
Arif Afandi Ditugasi Selamatkan Green Force
PADA 2006 Akhmad Munir sudah menjabat sebagai Ketua PWI Jatim. Dia juga menja...
Bila Ulama Thariqah se-Dunia Sepakat Bela Negara
Konsep bela negara telah menjadi perhatian utama dari ulama sufi Nusantara. K...
Melesat di Tengah Badai
Ini tulisan kami pada 2006. Dimulai dari Rabu 15 Februari 2006. Batavia Air y...
Gema Sholawat 20 Ribu Jamaah di Udanawu
Suara sholawat, tahmid, dan dzikir terus menggema di lingkungan Desa Jati, ...
Kembangkan Sayap Kedai Ketan Punel
Mencari lokasi kuliner di Kota Surabaya merupakan hal yang menyenangkan. Pasa...
Merasa ''Disingkirkan'' JP Hartoko Pilih Keluar Gabu...
Alegori Hartoko. Sebagai reporter --‘kota Surabaya’--di Harian Jawa Pos, Hart...
Guru Jurnalistik Saya yang Luar Biasa
Jagat jurnalistik olahraga kehilangan salah seorang wartawan terbaiknya, yait...
Hartoko Bisa Nyetir Mobil ketika Saya Terkapar Sakit
Awal Februari lalu adalah pertemuan saya yang pertama dengan Hartoko Ariputro...