Gubernur Jatim: Singapura Merupakan Salah Satu Investor Terbesar dan Mitra Tingkatkan Kualitas SDM
MEMANFAATKAN momen peringatan kemerdekaan Singapura, Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa menegaskan posisi penting negara tersebut sebagai salah satu penanam modal terbesar di wilayahnya. Hari Kemerdekaan Singapura (ke-61) pada 9 Agustus.
MEMANFAATKAN momen peringatan kemerdekaan Singapura, Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa menegaskan posisi penting negara tersebut sebagai salah satu penanam modal terbesar di wilayahnya. Hari Kemerdekaan Singapura (ke-61) pada 9 Agustus.
Ia memaparkan transaksi perdagangan mencapai triliunan rupiah. Ia juga merancang langkah masa depan yang menggabungkan perluasan ekonomi dengan peningkatan kualitas tata kelola dan sumber daya manusia.
Hal itu disampaikan dalam acara Dinner Reception Peringatan Hari Kemerdekaan Singapura di Hotel Shangri-La Jakarta, Rabu (19/8/2026).
Kedudukan Strategis dan Bukti Data
Pernyataan ini bukan sekadar retorika diplomasi. Berdasarkan data resmi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Jatim, posisi Singapura tercatat kokoh sebagai salah satu penanam modal utama dalam tiga tahun terakhir (2023–2025).
"Sebagaimana data DPM PTSP Jatim bahwa investasi Singapura di Jatim pada tiga tahun terakhir yaitu 2023, 2024 dan 2025 merupakan tiga besar di Jatim," ujar Khofifah.
Fakta ini menjadi pijakan kuat bagi Khofifah untuk terus memprioritaskan hubungan bilateral yang saling menguntungkan. Puncak nyata dari kerja sama ini tercatat dalam sejarah ekonomi daerah saat Misi Dagang dan Investasi Jatim ke Singapura pada November 2025.
Langkah yang dipimpin langsung oleh Khofifah ini membuahkan hasil luar biasa: yaitu tercapainya kesepakatan investasi senilai lebih dari Rp4,163 triliun yang terserap dari 21 transaksi bisnis.
"Alhamdulillah, saat saya memimpin langsung misi dagang ke Singapura November lalu sukses dan bernilai fantastis. Misi dagang ini adalah ikhtiar kami mempertemukan pelaku usaha Jawa Timur dan Singapura. Khususnya untuk memperluas potensi produk industri dan perdagangan, serta membuka peluang investasi lainnya," katanya.
Perluas Pasar dan Rantai Pasok
Analisis terhadap kebijakan Gubernur menunjukkan pendekatan yang sistematis. Tidak hanya berpuas diri pada capaian yang sudah diraih, Khofifah merencanakan perluasan skema kerja sama melalui pertemuan bisnis berkelanjutan, penjelajahan peluang investasi baru, serta penguatan rantai pasok industri.
Singapura dipandang bukan sekadar mitra dagang, tapi merupakan pintu gerbang menuju jaringan ekonomi global yang lebih luas.
"Singapura adalah salah satu mitra penting bagi Jawa Timur. Tentu ini sangat memberikan dampak yang signifikan bagi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan daya saing di Jawa Timur," tegasnya.
Investasi SDM sebagai Pondasi
Yang membedakan strategi ini adalah keseimbangannya. Di saat ekonomi diperkuat, fondasi manusianya pun tidak dilupakan. Khofifah secara khusus menyebutkan dialog berkelanjutan dengan Duta Besar Singapura untuk Indonesia, yang bahkan telah disambut secara khusus di Gedung Negara Grahadi Surabaya.
"Dubes Singapura untuk Indonesia (Kwok Fook Seng) juga hadir di Gedung Negara Grahadi dan saya terima langsung. Tentu ini tidak lain upaya Jawa Timur memperluas kerja sama strategis di bidang sumber daya manusia," ungkapnya.
Hasil konkretnya adalah terjalinnya program pengembangan kapasitas. Salah satunya adalah pemberian kesempatan beasiswa bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Jatim untuk menuntut ilmu di negara kota tersebut. Tujuannya jelas: menyerap praktik tata kelola pemerintahan terbaik dunia agar dapat diterapkan di rumah guna meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Makna Strategis
Wilayah Jatim yang memiliki bobot sebagai pusat industri dan perdagangan nasional menyadari, bahwa keberhasilan tidak bisa berdiri sendiri. Penguatan jejaring internasional seperti ini menjadi instrumen vital. Khofifah menegaskan bahwa hubungan baik ini juga merupakan kontribusi nyata daerah dalam menjaga persahabatan tingkat nasional antara Indonesia dan Singapura.
Di penghujung peringatan, Gubernur menyampaikan harapan tulus agar Singapura terus maju dan sejahtera:
"Selamat Hari Kemerdekaan Republik Singapura ke-61. Semoga Singapura semakin maju, semakin sejahtera, dan persahabatan Indonesia-Singapura, khususnya dengan Jawa Timur, semakin kuat." pungkasnya. (*)
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0

Comments (0)