Harmoni Merah Putih dan Cahaya Maulid di Dusun Tapan, Desa Bakung, Udanawu, Blitar

RASA SYUKUR mendalam kepada Allah SWT menjadi benang merah peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026. 

Aug 19, 2026 - 06:46
0
Harmoni Merah Putih dan Cahaya Maulid di Dusun Tapan, Desa Bakung, Udanawu, Blitar
Para warga Dusun Tapan berdiri ber-shalawat Nabi yang membuat suasana syahdu. (FOTO: Kusnin)

RASA SYUKUR mendalam kepada Allah SWT menjadi benang merah peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026. 

Dari ujung barat hingga timur, rakyat Indonesia merayakan pemberian nikmat kemerdekaan dengan corak yang berwarna-warni. Ada yang mengisi dengan lomba tradisional, diskusi akademis, perlombaan kecerdasan, hingga panggung seni yang menghidupkan budaya bangsa.
 
Namun, keistimewaan tahun ini terasa kian kental. 17 Agustus 2026 bertepatan dengan bulan kelahiran Nabi Besar Muhammad SAW, 25 Agustus, Sang Revolusioner Agung yang membawa rahmat keselamatan dunia dan akhirat. 

Pertemuan momentum ini mengajak masyarakat untuk menyatukan semangat kebangsaan dengan nilai-nilai keteladanan kenabian.
 
Salah satu gambaran paling menyentuh terlihat di RT 3 RW 2 Dusun Tapan, Desa Bakung, Kecamatan Udanawu, Blitar, Jawa Timur. 

Di sana, warga tidak sekadar berpesta, mereka merajut kebersamaan yang utuh. Inisiatif muncul dari para pemuda dan pemudi setempat, yang kemudian didukung penuh oleh tokoh masyarakat, para ulama, hingga warga pada umumnya.
 
Kegiatan berjalan dengan alur yang memuliakan Tuhan dan bangsa. Selepas shalat Maghrib, suasana dipenuhi kedamaian dalam rangkaian doa Tahlil yang dipimpin oleh Ustadz H Edi Sofyan dan doa KH Muhaimin. Acara berlanjut dengan sambutan Kepala Desa, M. Soib, yang menyampaikan pesan persatuan, diiringi lantunan sholawat yang menyejukkan hati dipimpin Kiai Mohammad Makrus. 

Jiwa nasionalisme pun terbangun saat seluruh hadirin berdiri menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dipandu Abdurrahman yang juga sebagai inisiator acara. Dilanjutkan dengan tradisi Genduri sebagai wujud berbagi rezeki dan persaudaraan.
 
Ketika malam semakin larut dan shalat Isya telah dilaksanakan, acara memasuki babak sukacita yang meriah. Tanpa harus mendatangkan tamu dari jauh, warga menghibur diri dengan karya sendiri. Penampilan grup orkes lokal asuhan H. Sudarto yang menampilkan bakat-bakat warga setempat. Nyala kembang api beraneka warna ikut menyemarakkan suasana. 

Namun ada bintang tamu Titik Saniva dkk, seorang penyanyi yang pernah ikut mewarnai lomba dangdut di salah satu TV Swasta Jakarta.
 
Perayaan di sudut Blitar Barat ini menjadi cermin nyata: kemerdekaan yang sejati. Bukan hanya tentang merdeka secara politik, tapi juga merdeka dalam beribadah, bermasyarakat, dan melestarikan budaya yang santun.

Di bawah naungan Merah Putih dan berkah Maulid Nabi, warga Dusun Tapan membuktikan bahwa kebersamaan adalah kekayaan terbesar bangsa. (Imam Kusnin Ahmad)

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
Redaktur CowasJP

Media Seduluran di Indonesia, sebagai sarana komunikasi dan silaturrahmi untuk menghidupkan semangat menulis melalui karya-karya jurnalistik yang inspiratif dan positif berdasarkan spirit persaudaraan dan persahabatan sepanjang masa.

Comments (0)

User