Pojok Wisata
''Dari PWI ke Tanah Suci''; Sebuah Catatan Perjalan...
Pasca mundur dari Jawa Pos tahun 2002, saya bekerja di group hotel terbesar d...
Syahdunya Doa di Monumen Cinta Adam dan Hawa
Inilah sebagian cuplikan doa saat berkunjung ke Jabal Rahmah di Padang Arafah...
Menjadi Turis ''Bulk-Packer'' di Eropa
Turis backpacker sudah menjadi fenomena umum yang banyak kita temui. Tapi, tu...
Senyum Ketika Memijat Isteri di Jabal Nur
Sudah menjadi cita-cita sejak lama bila bisa berangkat Haji atau Umrah, kami ...
Kehebatan Dua Masjid Besar di Malaysia (2)
Jika berkunung ke Malaysia, jangan lupa mampir ke salah satu masjid ternama d...
Kehebatan Dua Masjid Besar di Malaysia (1)
AKHIR tahun 2015 lalu kami sempat berkunjung ke Negeri Ringgit Malaysia. Sela...
Pasang Baliho Stop Bunuh Diri Massal
BUMI Nusantara kembali diguncang berita gempa hebat. Gempa berkekuatan 8,3 Sk...
Rek Ayo Rek, Golek Sepatu Nang Gang Dolly
NAMA Barbara, sebuah tempat bordil di Gang Dolly beberapa tahun lalu dikena...
Sejarah Berdirinya Kampung Coklat di Blitar
MENURUT Kholid Mustofa, sesepuh Kampung Coklat, berawal dari kebangkrutan us...
