Thailand Sukses Pertahankan Gelar Juara Leg 1 SEA V Cup 2026, Indonesia Raih Perunggu

THAILAND sukses merebut mahkota juara di kejuaraan bola voli putri Asia Tenggara, leg pertama SEA V Cup 2026. Di partai final skuad Gajah Putih itu menundukkan tuan rumah Vietnam dengan skor telak 3-0 (25-18, 25-17, 25-14) di Dong Anh Competition Hall, Hanoi. 

Aug 03, 2026 - 05:44
0
Thailand Sukses Pertahankan Gelar Juara Leg 1 SEA V Cup 2026, Indonesia Raih Perunggu
Tim Putri Indonesia meraih medali perunggu di kejuaraan bola voli Leg 1 SEA Cup 2026, di Hanoi. (FOTO: Kusnin TLT)

THAILAND sukses merebut mahkota juara di kejuaraan bola voli putri Asia Tenggara, leg pertama SEA V Cup 2026. Di partai final skuad Gajah Putih itu menundukkan tuan rumah Vietnam dengan skor telak 3-0 (25-18, 25-17, 25-14) di Dong Anh Competition Hall, Hanoi. 

Hasil ini sekaligus menjadi balas dendam setelah gelar juara musim lalu lepas ke tangan Vietnam.
 
Sejak set pertama, Thailand langsung menguasai ritme permainan. Pertahanan yang disiplin dan serangan yang tepat sasaran membuat Vietnam kesulitan berkembang. Ajcharaporn Kongyot menjadi motor utama, sementara Tran Thi Thanh Thuy di kubu tuan rumah tak cukup kuat membalikkan keadaan  meski mendapat dukungan penuh suporter di kandang sendiri.
 
Indonesia Meraih Perunggu
 
Timnas Voli Putri Indonesia menutup perjalanan leg pertama di posisi ketiga atau meraih medali perunggu. Posisi ini dikunci usai menang 3-1 atas Filipina di laga penutup.
 
Tim asuhan Marcos Sugiyama memang belum mampu mengimbangi dua tim teratas: kalah dengan skor 1-3 dari Thailand dan juga kalah 1-3 oleh Vietnam. Medi Yoku dan kawan-kawan masih harus menyempurnakan ketahanan mental serta variasi serangan jika ingin menembus puncak.
 
Leg kedua SEA V Cup 2026 dijadwalkan berlangsung 7–9 Agustus di Thailand. Di sana Indonesia punya peluang memperbaiki posisi, sekaligus mengumpulkan poin berharga untuk peringkat FIVB. Sebaliknya, hasil buruk berpotensi menurunkan peringkat (keempat) jika Filipina tampil lebih baik.
 
Kemenangan Thailand membuktikan pengalaman dan kematangan teknis masih menjadi pembeda utama. Mereka tak mudah terpengaruh tekanan, bahkan saat bermain di kandang lawan. Sedangkan Vietnam menunjukkan potensi besar, namun masih kurang tenang di momen krusial.
 
Bagi Indonesia, medali perunggu adalah pencapaian yang layak, sekaligus pengingat bahwa jarak dengan dua raksasa Asia Tenggara masih ada. Leg kedua menjadi ajang pembuktian: apakah Merah Putih mampu memetik pelajaran dan tampil lebih berani di kandang lawan?
  
Persaingan belum berakhir. Thailand memegang keunggulan sementara, Vietnam bertekad membalas, dan Indonesia berambisi bangkit. Semoga di leg kedua, Timnas Voli Putri Indonesia bisa tampil lebih percaya diri dan meraih hasil terbaik. (Imam Kusnin Ahmad)

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
Redaktur CowasJP

Media Seduluran di Indonesia, sebagai sarana komunikasi dan silaturrahmi untuk menghidupkan semangat menulis melalui karya-karya jurnalistik yang inspiratif dan positif berdasarkan spirit persaudaraan dan persahabatan sepanjang masa.

Comments (0)

User