Di Bawah Langit Jakarta: Ketum PSSI Erick Thohir Turun Langsung, Pastikan Rumput GBK Siap Sambut FIFA ASEAN 2026

Sep 09, 2026 - 15:46
0
Di Bawah Langit Jakarta: Ketum PSSI Erick Thohir Turun Langsung, Pastikan Rumput GBK Siap Sambut FIFA ASEAN 2026
Ketua Umum PSSI Erick Thohir saat tinjau GBK menjelang laga FIFA ASEAN Cup 2026. (FOTO: PSSI)

TIDAK SEKADAR menanyakan kabar dari balik meja. Ketua Umum PSSI Erick Thohir memilih turun langsung, berjalan di atas rumput Stadion Utama Gelora Bung Karno, menyentuh lapangan, memeriksa saluran air, dan memastikan satu hal: ketika Timnas Indonesia melangkah ke lapangan, semuanya harus sempurna.

FIFA ASEAN Cup 2026 akan diselenggarakan pada tanggal 21 September hingga 3 Oktober 2026. Dua negara akan menjadi tuan rumah, yakni Indonesia dan Hong Kong. 
 
Selasa (8/9/2026), langkah kakinya terlihat dari SUGBK, menyeberang ke Stadion Madya, Lapangan ABC, lalu berlanjut ke Stadion PTIK di Kebayoran Baru. Bukan inspeksi formal yang cepat. Ia berhenti, melihat petugas yang sedang merawat rumput, bertanya kepada pengelola, dan memastikan tidak ada satu pun detail yang terlewat.
 
Ada satu hal yang mendapat perhatian khusus: abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau. Bisa saja dianggap sepele, tapi tidak bagi Erick dan tim PPK GBK. "Kami pastikan seluruh lapangan steril dari abu vulkanik," tegasnya. Karena bagi pemain, lapangan yang bersih dan aman adalah rumah kedua. Jika mereka tidak merasa nyaman, bagaimana bisa tampil maksimal?
 
Di Stadion PTIK, perhatiannya bukan hanya pada rumput. Ia mengecek tempat transit pemain, memeriksa toilet, dan berbicara dengan pihak pengelola soal keamanan. Hal-hal kecil yang sering luput dari mata publik, justru menjadi prioritasnya. "Setiap kebutuhan pemain harus dipenuhi dengan baik. Karena kenyamanan mereka adalah kunci penampilan terbaik," ujarnya.
 
Dan di momen itu, ada janji yang ia ucapkan dengan tulus: "Saya akan ke sini lagi nanti, untuk membakar semangat para pemain." Bukan sekadar memerintah dari jauh — ia ingin hadir, bersalaman, menatap mata para pemain, dan memberi tahu: negara sedang berdiri di belakang kalian.
 
Dalam pesannya yang menyentuh hati, Erick menulis: "Sebagai tuan rumah, kita siapkan fasilitas dan pelayanan terbaik agar peserta khususnya Timnas Indonesia bisa fokus berjuang dan memberikan yang terbaik untuk Merah Putih. Bismillah, kita siapkan semuanya sebaik mungkin." ungkap Erick yang juga menjabat Menpora ini.
 
Kalimat sederhana, tapi maknanya dalam. Di balik angka 86 persen kesiapan SUGBK, ada lebih dari sekadar persentase. Ada dedikasi, ada kehati-hatian, ada rasa tanggung jawab bahwa kita tidak hanya menjadi tuan rumah. Kita ingin menjadi tuan rumah yang membanggakan.
 
25 September tinggal menghitung hari. Lampu SUGBK akan menyala, puluhan ribu suporter akan bernyanyi, dan Garuda akan turun ke lapangan dengan satu harapan: di rumah sendiri, dengan fasilitas terbaik, dan dukungan terkuat — juara adalah satu-satunya tujuan. Dan Erick Thohir? Ia sudah berjanji akan kembali, bukan untuk meninjau, tapi untuk membakar semangat. Karena di turnamen ini, persiapan yang matang adalah awal dari kemenangan yang manis. (Imam Kusnin  Ahmad)

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
Redaktur CowasJP

Media Seduluran di Indonesia, sebagai sarana komunikasi dan silaturrahmi untuk menghidupkan semangat menulis melalui karya-karya jurnalistik yang inspiratif dan positif berdasarkan spirit persaudaraan dan persahabatan sepanjang masa.

Comments (0)

User