Mobil KH Anwar Zahid Ditabrak Trailer di Bojonegoro, Alhamdulillah Kiai dan Sopirnya Selamat
KECELAKAAN lalu lintas menimpa rombongan pendakwah kondang KH Anwar Zahid di Jalan Raya Padangan–Ngawi, tepatnya di Desa Prangi, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur (Jatim).
KECELAKAAN lalu lintas menimpa rombongan pendakwah kondang KH Anwar Zahid di Jalan Raya Padangan–Ngawi, tepatnya di Desa Prangi, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur (Jatim).
Peristiwa ini terjadi pada Senin malam, 10 Agustus 2026, sekitar pukul 22.45 WIB. Kendaraan yang ditumpangi KH Anwar Zahid, Toyota Alphard, berhenti mengantre akibat sistem buka-tutup arus di lokasi perbaikan jalan. Tiba-tiba dihantam dari belakang oleh truk trailer.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro, Ipda Septian, memaparkan kronologi lengkap di hadapan awak media, Selasa (11/8/2026):
"Dugaan sementara pengemudi truk trailer mengantuk, sehingga tidak dapat menguasai kendaraannya dan menabrak mobil Toyota Alphard yang sedang berhenti mengantre buka-tutup jalan," kata Septian menduga.
Berdasarkan keterangan polisi, rombongan Alphard bergerak dari arah Bojonegoro menuju Banjarnegara untuk mengisi acara pengajian. Sesampai di lokasi perbaikan jalan wilayah Tinggang, kendaraan terpaksa berhenti di lajur antrean di belakang truk lain.
Tidak lama kemudian, datang truk trailer yang dikemudikan WP (44), warga Trowulan Mojokerto, yang gagal mengerem. Benturan keras mendorong Alphard hingga menabrak truk di depannya.

KH Anwar Zahid selamat. (FOTO: jemberjawapos.com)
"Benturan keras dari belakang membuat Alphard terdorong hingga menabrak truk yang berada di depannya. Bagian depan dan belakang kendaraan mengalami kerusakan cukup parah," jelas Septian.
Berita baiknya, tidak ada korban jiwa. KH Anwar Zahid dan pengemudi mobil berinisial Ahmad (31 tahun) yang merupakan santrinya, selamat dari peristiwa ini.
"Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Anwar Zahid dan pengemudi mobilnya selamat." ungkapnya.
Pihak kepolisian kini telah menangani peristiwa tersebut dan mengimbau masyarakat:
"Kami mengimbau pengendara menjaga jarak aman, mengurangi kecepatan saat mendekati antrean kendaraan, serta memastikan kondisi fisik tetap prima sebelum berkendara." Imbaunya.
Jadi, kecelakaan ini menjadi peringatan keras betapa berbahayanya kelelahan dan mengantuk saat menyetir, apalagi di ruas jalan yang sedang diperbaiki dan beroperasi dengan sistem buka-tutup. Jangan dipaksakan mengemudikan mobil.
Kendaraan besar seperti truk trailer membutuhkan jarak rem yang jauh lebih panjang, sehingga kelalaian sedikit saja bisa berakibat fatal bagi kendaraan lain di depannya.
Syukur alhamdulillah kedua penumpang selamat. Tak dijelaskan seberapa parah kerusakan Alphard akibat ditabrak trailer.
Semoga menjadi pelajaran bagi kita semua untuk selalu memeriksa kondisi tubuh sebelum berkendara, dan berhati-hati di setiap perjalanan jauh demi keselamatan bersama. (Imam Kusnin Ahmad)
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0

Comments (0)