Pendaftar Petugas Penyelenggara Ibadah Haji 2027 Tembus 75 Ribu Orang, Tes Terpaksa Dilakukan Dua Gelombang
ANTUSIASME tinggi terlihat dalam seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi tahun 1448 Hijriah/2027 Masehi. Kementerian Haji dan Umrah mencatat jumlah pendaftar telah melampaui angka 75 ribu orang.
Menanggapi besarnya animo ini, Kemenhaj memutuskan menyelenggarakan Ujian Berbasis Komputer atau Computer Assisted Test (CAT) dalam dua gelombang terpisah. Seiring masih berlangsungnya proses verifikasi administrasi.
Kebijakan pembagian gelombang ini disusun agar proses seleksi tetap berjalan tertib sekaligus memungkinkan pengecekan berkas dilakukan dengan ketelitian tinggi.
Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Puji Raharjo, menjelaskan bahwa langkah ini adalah penyesuaian teknis semata demi menjaga mutu seleksi.
“Jumlah pendaftarnya sangat besar. Karena itu, pelaksanaan CAT kami atur dalam dua gelombang agar proses seleksi tetap berjalan, sementara verifikasi administrasi juga tetap dapat dilakukan dengan cermat,” ujar Puji, Jumat (4/9/2026).
Ditegaskan bahwa pembagian ini tidak mengubah standar kelulusan. Seluruh peserta wajib memenuhi syarat administrasi dan masuk dalam kuota “3N” agar berhak mengikuti tes.
3N artinya jumlah peserta yang diloloskan untuk tahap seleksi berikutnya adalah 3 kali lipat dari jumlah alokasi formasi (kuota asli) yang tersedia.
“Tidak ada standar yang dikurangi. Setiap peserta tetap melalui proses dan ketentuan yang sama. Yang kami jaga adalah agar seluruh tahapan berjalan tertib, cermat, dan adil,” tegasnya.
Jadwal pelaksanaan ditetapkan:
CAT Gelombang I berlangsung Sabtu, 5 September 2026.
CAT Gelombang II dilaksanakan Sabtu, 12 September 2026 —khusus bagi peserta yang berkasnya telah selesai diverifikasi dan memenuhi syarat.
Puji meminta peserta yang belum masuk Gelombang I agar tidak panik. Status tersebut bukan berarti gagal, melainkan verifikasi masih berjalan. Kemenhaj berkomitmen menjaga objektivitas dan transparansi di tengah tingginya minat masyarakat. Peserta dimonitor untuk terus memantau informasi resmi dari kanal Kemenhaj. (Imam Kusnin Ahmad)
What's Your Reaction?
Like
1
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0

Comments (0)