Kuatkan Manajemen Kebun, UPN Veteran Jawa Timur Dampingi Kelompok Tani Kosagrha Lestari

Sep 16, 2026 - 22:28
0
Kuatkan Manajemen Kebun, UPN Veteran Jawa Timur Dampingi Kelompok Tani Kosagrha Lestari
Panitia bersama anggota Kelompok Tani Kosagrha Lestari foto bersama. Penulis berdiri no 4 dari kiri. (FOTO: UPN Veteran Jatim)

UPN (Universitas Pembangunan Nasional) Veteran Jawa Timur mengadakan kegiatan edukasi manajemen kebun. Pengabdian masyarakat itu dilakukan bersama Kelompok Tani Kosagrha Lestari pada Sabtu (12/9/2026). 

Lokasinya di kebun timur yang merupakan lahan pengembangan kelompok tani tersebut. Kebun Kelompok Tani Kosagrha Lestari berlokasi di Medayu Selatan V No. 15, Kelurahan Medokan Ayu, Kecamatan Rungkut, Surabaya. 

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program pengabdian skema PKM-EDU yang berfokus pada peningkatan efektivitas operasional urban farming Kelompok Tani Kosagrha Lestari. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi tim pengabdian antara Program Studi Arsitektur dan Program Studi Agroteknologi, UPN Veteran Jawa Timur.

Tiga dosen Prodi Arsitektur dan satu dosen Prodi Agroteknologi mengawal agenda pengabdian ini. Mereka dibantu oleh dua mahasiswa. Kegiatan penyuluhan itu diikuti 10 peserta dari anggota Kelompok Tani Kosagrha Lestari. 

Para peserta memperoleh pendampingan terkait aspek-aspek manajemen kebun. Mulai tata kelola kebun, teknik dasar berkebun, hingga keberlanjutan kebun komunitas. Untuk meningkatkan antusiasme warga, terlebih dulu diadakan perbaikan shelter di arena persiapan kebun timur.

Ketua Kelompok Tani Kosagrha Lestari Ibu Pridha Nashari Rakhmatika, S.T. menyambut baik keterlibatan dosen dan mahasiswa terhadap komunitas kebunnya.  “Program pengabdian oleh tim UPN Veteran Jawa Timur sangat membantu kami dalam mengelola kebun komunitas agar lebih produktif. Kami juga sangat terbantu dengan adanya perbaikan shelter lama yang kurang layak. Apalagi ada edukasi tentang manajemen kebun. Kami sangat berterima kasih,” ujar Pridha dalam sambutannya.

Selain itu, bantuan banner informasi pengelolaan dan budidaya akan sangat memudahkan pihaknya untuk memantau dan mengontrol kegiatan perkebunan. ”Tentu kami sangat berterima kasih,” tambahnya saat menghadiri peresmian shelter baru kebunnya itu. 

Hadir pula Koordinator Pengelola Kebun Timur Hariyono. Ia menyambut baik kegiatan pengabdian ini, sekaligus memberikan ruang berekspresi bagi dosen dan mahasiswa UPN. “Semoga kegiatan baik ini terus berkelanjutan. Kami siap bersinergi dan berkolaborsi untuk meningkatkan produktivitas perkebungan kami,” ujar Hariyono. 

Materi manajemen kebun komunitas dipaparkan oleh dosen Prodi Arsitektur Hana Ardina Putri Pakiding, S.Ars., M.Ars. dan dosen Prodi Agroteknologi Rahmatun Nisful Maghfiroh, S.P., M.Si. Pemateri secara interaktif berdiskusi dengan peserta terkait kondisi aktual kebun. 

Para peserta pun menyampaikan pengalaman, kendala, dan aneka kebutuhan yang selama ini dihadapi dalam mengelola kebun komunitas. 

Sementara itu, Ketua Pelaksana Program PKM-EDU Alif Faricha Almadina, S.Ars., M.Arch. menjelaskan bahwa kegiatan pengabdian ini merupakan program hibah internal. “Dukungan internal ini memberikan kesempatan bagi kami untuk menerjemahkan gagasan pengabdian yang bisa diterapkan langsung di masyarakat,” ujar Alma, panggilan akrabnya di kampus. 

Dia berharap rangkaian pendampingan terhadap kelompok tani itu terus berkelanjutan. “Kami berharap dukungan ini mendorong terjalinnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat, sekaligus memberikan manfaat berkelanjutan bagi pengelolaan kebun komunitas,” tambah Alma.

Bukan hanya itu. Alma berharap kegiatan itu turut mendukung pencapaian SDGs. Khususnya, SDG 8 (pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi) melalui penguatan sektor pertanian berbasis komunitas yang bisa mendukung peningkatan pendapatan dan pertumbuhan ekonomi. 

“Juga melalui SDG 17 (kemitraan untuk mencapai tujuan) akan terjalin kolaborasi antara perguruan tinggi, masyarakat, dan kelompok tani,” katanya.

Melalui kegiatan ini, Kelompok Tani Kosagrha Lestari diharapkan memiliki dasar pengelolaan dalam menjalankan operasional kebun, baik dalam aspek tata kelola, budidaya, maupun pemeliharaan fasilitas. 

Pengetahuan dan perangkat pendukung yang sudah diberikan diharapkan juga membantu pengelola dalam melakukan koordinasi, pemantauan, serta pembagian tugas secara lebih terstruktur. 

Selain itu, perbaikan shelter area persiapan dapat menunjang aktivitas pengelolaan dan budidaya seluruh anggota kelompok tani. Dengan demikian, Kebun Timur Kosagrha dapat berkembang menjadi ruang urban farming yang produktif sekaligus mendukung keberlanjutan aktivitas komunitasnya. (yarno/alif faricha almadina)

What's Your Reaction?

Like Like 1
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 1
Sad Sad 0
Angry Angry 0
Redaktur CowasJP

Media Seduluran di Indonesia, sebagai sarana komunikasi dan silaturrahmi untuk menghidupkan semangat menulis melalui karya-karya jurnalistik yang inspiratif dan positif berdasarkan spirit persaudaraan dan persahabatan sepanjang masa.

Comments (0)

User