Pra Kongres Kebudayaan Nusantara Digelar, Melacak Jejak Peradaban Kuno di 5 Daerah

HIMPUNAN Penghayat Kepercayaan (HPK) menggelar Pra Kongres Kebudayaan Nusantara secara daring melalui Zoom Meeting, Minggu (2/8/2026). 

Aug 03, 2026 - 05:40
0
Pra Kongres Kebudayaan Nusantara Digelar, Melacak Jejak Peradaban Kuno di 5 Daerah
Ketua Umum DPP HPK Sr Ir H. Hadi Prajoko,SH, MH. (FOTO: Husnul Mufid)


HIMPUNAN Penghayat Kepercayaan (HPK) menggelar Pra Kongres Kebudayaan Nusantara secara daring melalui Zoom Meeting, Minggu (2/8/2026). 

Kegiatan ini dilakukan untuk menyatukan pandangan peserta menjelang pelaksanaan Kongres Kebudayaan Nusantara yang perdana digelar di Pendopo Kabupaten Malang, Sabtu 8/8/2026.
 
Pra Kongres dibuka langsung oleh Ketua Umum PP HPK Dr. Ir. H. Hadi Prajoko, SH., MH. Dalam sambutannya, ia menjelaskan rangkaian kongres akan berlangsung di lima lokasi strategis, dengan fokus melacak jejak peradaban kuno Nusantara. Yaitu di:
 
1. Malang, Jawa Timur: Menelusuri sejarah Kerajaan Kanjuruhan. 
2. Jawa Barat: Menggali jejak Kerajaan Tarumanegara dan Pajajaran. 
3. Jawa Tengah: Menelusuri peradaban Wangsa Sanjaya. 
4. Sumatera Utara: Mengungkap jejak Wangsa Syailendra. 
5. Bali: Pusat spiritualitas, rencana pengembangan situs keagamaan
 
"Semoga seluruh rangkaian di lima daerah ini berjalan lancar dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat," ujar Hadi Prajoko.
 
Sekretaris Jenderal PP HPK Agung mengingatkan para peserta agar dalam menyampaikan gagasannya tetap berpegang pada tema utama: yaitu Menggali Jejak Peradaban Kebudayaan Nusantara, Menemukan Akar Jati Diri Bangsa.
 
Berbagai aspirasi bermunculan dalam diskusi daring. Peserta mengusulkan pembentukan wadah kebudayaan nasional yang kuat, perlunya dukungan penuh pemerintah, serta payung hukum untuk melindungi budaya asli dari pengaruh asing. 

Disampaikan pula harapan agar hasil kajian tidak hanya menjadi dokumen, tapi dapat diketahui dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat hingga ke generasi mendatang.
 
Ketua Umum Hadi Prajoko menutup kegiatan dengan menyatakan Pra 
Kongres ini berjalan sukses, dan rencana akan diselenggarakan kembali sesi persiapan kedua sebelum acara utama.
 
Jadi, rangkaian kongres ini memiliki makna mendalam. 

Pertama, upaya melacak jejak lima peradaban besar menunjukkan kesadaran bahwa identitas bangsa tidak terlepas dari sejarah panjang yang pernah dibangun leluhur. 

Kedua, partisipasi lintas daerah dalam menyampaikan aspirasi membuktikan bahwa budaya adalah urusan bersama seluruh elemen bangsa, bukan hanya kelompok tertentu. 

Ketiga, usulan perlindungan hukum dan peran negara menegaskan bahwa warisan budaya adalah aset negara yang wajib dijaga, bukan dibiarkan pudar atau digantikan nilai asing.
 
Langkah persiapan ini menjadi awal yang baik. Mengenal akar sejarah adalah cara terbaik kita berdiri tegak di tengah dunia yang berubah. 

Semoga Kongres Kebudayaan Nusantara kelak melahirkan langkah nyata, menjadikan budaya Nusantara sebagai perekat persatuan, dan warisan yang abadi bagi anak cucu Indonesia. (Imam Kusnin Ahmad)

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
Redaktur CowasJP

Media Seduluran di Indonesia, sebagai sarana komunikasi dan silaturrahmi untuk menghidupkan semangat menulis melalui karya-karya jurnalistik yang inspiratif dan positif berdasarkan spirit persaudaraan dan persahabatan sepanjang masa.

Comments (0)

User