Arema FC Libas Isenmulang Kalteng FC 4-0 di Laga Perdana, Pelatih Marcos Santos Puji Konsistensi Tim
AREMA Malang mengawali musim kompetisi BRI Super League musim 2026/2027 dengan performa yang sangat meyakinkan. Di laga perdananya, Jumat (4/9/2026), di Stadion Kanjuruhan, tim berjulukan Singo Edan meraih kemenangan telak 4-0 saat menjamu Isenmulang Kalteng FC.
Tuan rumah tampil mendominasi sejak peluit awal berbunyi (kick off). Keunggulan cepat dibuka oleh bek kiri Timnas, Johan Alfarizi, pada menit ke-6. Inilah gol perdana di musim ini. Delapan menit kemudian, gol kedua dilesakkan oleh gelandang Diego Landis. Menjelang istirahat babak pertama, tepatnya masa tambahan waktu, Marcos Vinicius menambah keunggulan memanfaatkan celah pertahanan lawan. Skor 3-0.
Penutup kemenangan diraih pada menit ke-85 melalui aksi pemain baru Mauro Zijlstra. Pemain pinjaman dari Persija ini tampil tajam meski turun sebagai pengganti, dan gol ini sekaligus menjadi catatan debutnya di kompetisi Liga Indonesia. Menariknya, tiga dari empat gol Arema berawal dari eksekusi sepak pojok.
Laga ini berjalan cukup keras dengan lima kartu kuning yang dikeluarkan wasit: dua untuk Arema (Betinho dan Alfeandra Dewangga) serta tiga untuk kubu tamu (Makan Konate, Marco Vinicius, Douglas Cruz).
Kemenangan besar ini dinilai sebagai hasil nyata dari persiapan matang yang telah disusun pasca-Piala Presiden 2026. Pelatih kepala Arema FC, Marcos Santos, menyatakan kepuasannya atas kinerja anak asuhnya.
“Hasil laga perdana sore ini maksimal. Skema dan performa permainan tim sudah sesuai instruksi pelatih. Kami senang. Performa permainan tim ini harus konsisten di pertandingan berikutnya,” ujar Marcos Santos usai pertandingan.
Pelatih asal Portugal ini juga menyoroti keberhasilan strategi mengatasi kendala di lini serang akibat cedera Gustavo Henrique. Keputusannya mengandalkan Gustavo Franca dan mengintegrasikan penyerang baru Mauro Zijlstra terbukti jitu. Keduanya tampil menyumbang gol krusial.
“Komposisi 11 pemain starter yang dipercaya tampil menjadi modal kuat untuk menghadapi pertandingan tandang di Makassar selanjutnya,” tambahnya.
Isenmulang Kalteng FC di bawah asuhan Mundari Karya gagal mencuri poin di kandang lawan. Tim ini banyak mengandalkan pengalaman gelandang serang Makan Konate, mantan ikon Arema FC yang kini membela tim tamu. Namun, Konate belum mampu memberikan dampak signifikan dan ditarik keluar saat timnya tertinggal jauh.
Berkat hasil ini, Arema sementara bercokol di puncak klasemen dengan raihan sempurna tiga poin dan selisih gol 4-0.
PROFIL ISENMULANG KALTENG FC
Perlu diketahui apa dan siapa klub Isen Mulang Kalteng FC. Berikut ini cerita singkatnya:
Klub sepakbola Isen Mulang Kalteng FC ini sejarahnya bagaimana?
Isen Mulang Kalteng FC adalah klub sepakbola profesional Indonesia yang lahir dari transformasi dan perpindahan markas klub Adhyaksa FC (sebelumnya sempat dikenal sebagai Farmel FC) ke Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah.
Klub ini berawal dari Farmel FC, yang kemudian berubah menjadi Adhyaksa FC dan sempat bermarkas di Banten.
Klub ini mencatat pencapaian impresif dengan melaju dari Liga 3 hingga promosi ke kasta tertinggi Liga Indonesia (BRI Super League) untuk musim 2026/2027 setelah menang dalam laga play-off promosi.
Isen Mulang Kalteng FC klub-baru yang melaju dari liga 3 ke super-league dalam waktu hanya 4-tahun.
Setelah memastikan tiket promosi, manajemen klub memutuskan pindah markas ke Palangka Raya dan mengubah identitas menjadi Isen Mulang Kalteng FC yang disahkan dalam Kongres PSSI pada Agustus 2026.
Arti Isen Mulang: Nama "Isen Mulang" berasal dari bahasa Dayak Ngaju yang berarti "pantang mundur" atau "pantang menyerah sebelum berhasil".
Klub ini menggunakan julukan Laskar Tambun Bungai, merujuk pada tokoh pejuang dan simbol kultural masyarakat Kalimantan Tengah.
Bermarkas di Stadion Tuah Pahoe, Palangka Raya, dengan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
Kehadiran klub ini dilatarbelakangi oleh kerinduan masyarakat Kalimantan Tengah akan kompetisi sepakbola level atas setelah vacuum atau menurunnya performa klub lokal sebelumnya.
Di bawah kepemimpinan presiden klub Eko Setyawan, klub ini berkomitmen membangun ekosistem sepakbola tidak hanya di tim utama, tetapi juga melalui Elite Pro Academy (U-16, U-18, U-20) demi menggairahkan kembali bakat-bakat lokal.
Sementara itu, di partai lain hari pembuka, Bali United berhasil mengalahkan PSS Sleman 2-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.
Arema: Adi Satryo (Kiper), Achmad Syarif, Johan Alfarizi, Walison Moreiro, Diego Landis, Alfeandra Dewangga, Betinho, Careca, Gustafo Franca, Gabriel Silva.
Isenmulang FC: Jefri Wibowo (Kiper), Ardi Ramdhani, Leo Lelis, Douglas Cruz, Brayen Pondaag, Modou Manneh, Galuh Nata, Makan Konate, Sergio Mendonca, Gufroni Al Maruf, Vinicius Baiano.
KLASEMEN SEMENTARA
1.Arema 1 1 0 0 4-0 3
2.Bali United 1 1 0 0 2-1 3
3.Persik 0 0 0 0 0-0 0
4.Persita 0 0 0 0 0-0 0
5.PSM 0 0 0 0 0-0 0
6.Dewa United 0 0 0 0 0-0 0
7.Malut United 0 0 0 0 0-0 0
8.Persebaya 0 0 0 0 0-0 0
9.Persija 0 0 0 0 0-0 0
10.Garudayaksa 0 0 0 0 0-0 0
11.Madura United 0 0 0 0 0-0 0
12.Persib 0 0 0 0 0-0 0
13.Persijap 0 0 0 0 0-0 0
14.Bhayangkara 0 0 0 0 0-0 0
15.PSIM 0 0 0 0 0-0 0
16.Borneo 0 0 0 0 0-0 0
Relegation
17.PSS 1 0 0 1 1-2 0
18.Adhyaksa 1 0 0 1 0-4 0
(Imam Kusnin Ahmad)
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0

Comments (0)