Posts
Bila Ulama Thariqah se-Dunia Sepakat Bela Negara
Konsep bela negara telah menjadi perhatian utama dari ulama sufi Nusantara. K...
Melesat di Tengah Badai
Ini tulisan kami pada 2006. Dimulai dari Rabu 15 Februari 2006. Batavia Air y...
Gema Sholawat 20 Ribu Jamaah di Udanawu
Suara sholawat, tahmid, dan dzikir terus menggema di lingkungan Desa Jati, ...
Kembangkan Sayap Kedai Ketan Punel
Mencari lokasi kuliner di Kota Surabaya merupakan hal yang menyenangkan. Pasa...
Merasa ''Disingkirkan'' JP Hartoko Pilih Keluar Gabu...
Alegori Hartoko. Sebagai reporter --‘kota Surabaya’--di Harian Jawa Pos, Hart...
Guru Jurnalistik Saya yang Luar Biasa
Jagat jurnalistik olahraga kehilangan salah seorang wartawan terbaiknya, yait...
Hartoko Bisa Nyetir Mobil ketika Saya Terkapar Sakit
Awal Februari lalu adalah pertemuan saya yang pertama dengan Hartoko Ariputro...
Kapal Api Tak Lagi Sekadar Kopi
Sebanyak 7500 karyawan kopi Kapal Api dan keluarganya memadati Gedung JX Inte...
Cukup Tiga Jam di Hatyai
Meninggalkan Hatyai, Thailand, sekitar pukul 11.55. Berarti saya berada di Ha...
OH CAROL, KONSER DITUNDA 5 HARI
Jelang sore, lobby Hilton Singapore ramai. Ratusan orang lalu-lalang. Sebagia...
DUA KABAR DUKA DARI DUA SAHABAT
Hari ini dua orang anggota Cowas (konco lawas) Jawa Pos kembali ke hadirat Il...
Grup Sholawat Polwan Meriahkan Acara NU
ALUNAN merdu sholawat bergema di acara Halal Bihalal Pengurus Cabang NU Kabup...
Perang Ego Antar Kawan
Mega Bintang Michael Jackson (alm) menggelar “The Dangerous World Tour” 1993,...
