Demi Suksesnya Muktamar NU ke-35, Gus Ipul dan Gus Rozaq Tak Segan Ikut Rapikan Tempat Tidur Para Peserta

DI SELA kesibukan mengatur berbagai hal teknis, sosok Sekretaris Jenderal PBNU sekaligus Ketua Panitia Muktamar ke-35 NU, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, memeriksa langsung ruang-ruang kelas dan tempat tidur para peserta.  Tak sekadar memeriksa, Gue Ipul ikut menata kasur, memasang sarung bantal, hingga menempelkan stiker nomor kamar.

Aug 10, 2026 - 21:42
0
Demi Suksesnya Muktamar NU ke-35, Gus Ipul dan Gus Rozaq Tak Segan Ikut Rapikan Tempat Tidur Para Peserta
Gus Ipul bersama Ketua Panitia Lokal Gus Rozaq tampak cekatan merapikan tempat tidur para peserta Muktamar NU. (FOTO: Panitia for CoWaS JP)

DI SELA kesibukan mengatur berbagai hal teknis, sosok Sekretaris Jenderal PBNU sekaligus Ketua Panitia Muktamar ke-35 NU, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, memeriksa langsung ruang-ruang kelas dan tempat tidur para peserta. 

Tak sekadar memeriksa, Gue Ipul ikut menata kasur, memasang sarung bantal, hingga menempelkan stiker nomor kamar.
 
Bersama Ketua Panitia Lokal KH Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozaq, keduanya tampak cekatan merapikan barisan kasur di Tower 5 Universitas KH. A. Wahab Hasbullah, Senin (10/8/2026). Sebagai pemimpin kedua beliau tak hanya melihat dan duduk di ruang rapat, tapi juga siap membenahi hal yang paling kecil.
 
Usai merapikan tempat istirahat, Gus Ipul memimpin apel panitia. Ia mengingatkan satu hal mendasar: Muktamar kali ini bukan sekadar agenda rutin lima tahunan. Ini adalah momen "pulang ke rumah", ke tanah kelahiran para pendiri NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.
 
“Kita kembali ke pangkuan muassis. (Muassis adalah pendiri, peletak dasar, atau orang yang membangun sebuah organisasi, lembaga, atau gagasan).
Karena itu, kerahkan seluruh kemampuan kita. Berharap dari sinilah kita panen keberkahan,” ujarnya dengan nada haru.
 
Gus Ipul pun mengapresiasi perjuangan luar biasa panitia lokal. Hanya butuh waktu 50 hari sejak lokasi ditetapkan, kini persiapan sudah tampak nyata. Tinggal 17 hari lagi menuju hari H, namun semangat tak pernah surut.
 “Insyaallah kita sangat siap,” tegasnya.
 
Momen Langka yang Tak Terulang
 
Gus Rozaq menambahkan, menjadi tuan rumah di Tambakberas adalah pelanggan emas yang mungkin tak datang dua kali.
 
“Seratus tahun lagi belum tentu Muktamar kembali ke sini. Maka niatkan hati untuk berkhidmat tulus melayani para kiai dan ulama,” ajaknya.
 
Seluruh mata warga Nahdliyin, bahkan dari luar negeri, akan tertuju ke Jombang. Pelayanan terbaik adalah cara kita menyambut mereka dengan penuh hormat.
 
Memohon Dukungan Dan Kesabaran Warga
 
Di kesempatan itu, Gus Ipul tak lupa memohon maaf kepada masyarakat Jombang. Selama 27–31 Agustus nanti, arus lalu lintas diperkirakan padat dan ada pengalihan jalur. Ia juga mengonfirmasi undangan untuk Presiden Prabowo Subianto guna membuka acara pembukaan.
 
Terima kasih setinggi-tingginya disampaikan kepada pemerintah daerah, kepolisian, dan warga sekitar yang sudah bahu-membahu.
 
Dari menempel stiker hingga merapikan seprei, pesannya sederhana: besarnya sebuah organisasi diukur dari seberapa rendah hati para pemimpinnya melayani. Dan di Tambakberas, semangat itulah yang kini ditanamkan. (Imam Kusnin Ahmad)

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
Redaktur CowasJP

Media Seduluran di Indonesia, sebagai sarana komunikasi dan silaturrahmi untuk menghidupkan semangat menulis melalui karya-karya jurnalistik yang inspiratif dan positif berdasarkan spirit persaudaraan dan persahabatan sepanjang masa.

Comments (0)

User