Menko AHY Resmikan Renovasi 166 Rumah Tak Layak Huni di Campurejo, Gresik

MENTERI KOORDINATOR (Menko) Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meresmikan implementasi Dana Alokasi Khusus Tematik Penanganan Permukiman Kumuh Terpadu (DAK TPPKT) 2025 di Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, Sabtu (1/8/2026). 

Aug 04, 2026 - 08:40
0
Menko AHY Resmikan Renovasi 166 Rumah Tak Layak Huni di Campurejo, Gresik
AHY saat meresmikan implementasi Dana Alokasi Khusus Tematik Penanganan Permukiman Kumuh Terpadu (DAK TPPKT) 2025 di Desa Campurejo. (FOTO: Istimewa)

MENTERI KOORDINATOR (Menko) Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meresmikan implementasi Dana Alokasi Khusus Tematik Penanganan Permukiman Kumuh Terpadu (DAK TPPKT) 2025 di Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, Sabtu (1/8/2026). 

Kehadiran Menko AHY didampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menjadi bukti nyata sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam menghadirkan keadilan pembangunan hingga ke pelosok desa.
 
RENOVASI 166 RUMAH di ATAS LAHAN 7 HA
 
Peninjauan langsung di Dusun Karangtumpuk, titik utama pelaksanaan program. Secara rinci, program ini telah menyelesaikan pembangunan dan renovasi sebanyak 166 unit rumah tidak layak huni (RTLH) di atas lahan seluas sekitar tujuh hektare.
 
Pembangunan ini bukan sekadar perbaikan fisik bangunan. Seluruh kawasan kini dilengkapi sistem drainase, jaringan air bersih, instalasi pengolahan air limbah (IPAL), tandon air, sanitasi layak, perbaikan jalan lingkungan, serta Tempat Pengolahan Sampah 3R.
 
"Ini adalah wujud kolaborasi pentahelix: Kementerian PUPR, Kementerian ATR/BPN, Kementerian Perumahan, didukung Pakuwon Group melalui CSR, serta Habitat Indonesia. Semua bergerak satu tujuan," ujar Menko AHY.
 
Ia menekankan: "Hunian sehat dan aman adalah fondasi. Sebelum berbicara peningkatan produktivitas dan kualitas hidup, warga terutama nelayan dan anak-anak di sini harus punya tempat tinggal yang layak." katanya.
 
Program di Campurejo menjadi wilayah kedua di Gresik yang merasakan manfaat DAK TPPKT, menyusul keberhasilan serupa di Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu.
 
WARGA UCAPKAN TERIMA KASIH
 
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menjelaskan bahwa program ini dirancang khusus menyesuaikan kemampuan ekonomi warga pesisir. "Ada opsi angsuran fleksibel hingga 8–10 tahun, dan alhamdulillah sebagian besar warga bahkan sudah melunasi kewajibannya," ujarnya.
 
Harapannya tak berhenti pada fisik bangunan. "Kami ingin ini sekaligus mendongkrak derajat kesehatan warga dan memutar roda ekonomi lokal lebih kuat," tambahnya.
 
Salah satu penerima manfaat, Imam Bashori (48), nelayan setempat, menceritakan perubahan nyata: "Dulu menumpang di rumah mertua, atap bocor setiap hujan. Sekarang rumah kokoh, kering, dan nyaman. Terima kasih atas perhatian nyata ini." ujarnya.
 
Program DAK TPPKT di Campurejo menunjukkan tiga hal penting:
 
1. Sinergi yang Terukur: Keberhasilan di dua wilayah Gresik membuktikan model pentahelix mampu menjawab keterbatasan anggaran dan kemampuan teknis daerah.

2. Pembangunan Berbasis Konteks: Penyesuaian skema pembiayaan dengan karakter ekonomi nelayan menjadi kunci agar program berkelanjutan, bukan sekadar proyek sesaat.

3. Fondasi Kesejahteraan: Menempatkan hunian layak sebagai dasar sebelum peningkatan ekonomi sesuai prinsip pembangunan manusia yang utuh.
 
Secara nasional, ini menjadi contoh bagi penanganan sekitar 6.000 kawasan kumuh di seluruh Indonesia. Pembangunan tidak harus seragam, melainkan harus menyentuh kebutuhan spesifik masyarakat setempat.
 
Peresmian ini menandai berakhirnya fase fisik sekaligus dimulainya fase pemberdayaan warga. Ke depan, kolaborasi antar pihak harus terus dirawat agar kawasan baru ini tak kembali kumuh, melainkan tumbuh menjadi lingkungan mandiri dan produktif. (Imam Kusnin Ahmad)

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
Redaktur CowasJP

Media Seduluran di Indonesia, sebagai sarana komunikasi dan silaturrahmi untuk menghidupkan semangat menulis melalui karya-karya jurnalistik yang inspiratif dan positif berdasarkan spirit persaudaraan dan persahabatan sepanjang masa.

Comments (0)

User