Memilukan! KM Virgo Transport 8 Tenggelam di Laut Jawa: 115 Dievakuasi, 1 Gugur, Ratusan Masih Dicari

Sep 14, 2026 - 07:17
0
Memilukan! KM Virgo Transport 8 Tenggelam di Laut Jawa: 115 Dievakuasi, 1 Gugur, Ratusan Masih Dicari
Sketsa di Kantor SAR Banjarmasin. (Istimewa)

SITUASI semakin memburuk dari hari ke hari. Lagi, terjadi musibah kapal penumpang jenis Ro-Ro. KM (Kapal Motor) Virgo Transport 8 dilaporkan tenggelam di perairan Laut Jawa pada Minggu (13/9/2026), setelah sebelumnya dinyatakan hilang kontak. 

Kapal yang berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin tersebut membawa ratusan orang di atasnya, dan hingga siang hari, data sementara menunjukkan 115 orang telah berhasil dievakuasi, satu orang meninggal dunia, satu orang luka berat, sementara sekitar 125 orang lainnya masih dalam pencarian intensif.
 
Kapal terakhir kali berkomunikasi pada pukul 00.00 WITA, dan laporan resmi diterima oleh Kantor SAR Banjarmasin dari pihak agen kapal pada pukul 02.36 WITA. Posisi terakhir kapal berada pada koordinat 4°31'51.82" Lintang Selatan dan 114°2'6.88" Bujur Timur, berjarak sekitar 80 mil laut atau 148 kilometer dari Dermaga SAR Basirih, Banjarmasin.
 
Berdasarkan informasi yang dihimpun, nakhoda kapal sempat melaporkan adanya kebocoran menjelang memasuki perairan Taboneo. Kapal kemudian mulai miring, dan para awak berupaya menurunkan jangkar untuk menstabilkan posisi sebelum akhirnya kapal dilaporkan tenggelam. Penumpang berusaha menyelamatkan diri dengan mengenakan jaket pelampung dan meninggalkan kapal sesaat sebelum sepenuhnya terbenam.
 
Penyebab adanya kebocoran belum dapat dipastikan. Cuaca buruk dan gelombang tinggi melanda wilayah tersebut saat insiden terjadi. Pihak berwenang belum menetapkan kebocoran sebagai penyebab utama. Investigasi akan dilakukan pasca operasi penyelamatan.
 
Kantor SAR Banjarmasin segera mengerahkan kekuatan penuh. Pencarian resmi dimulai pukul 04.15 WITA, dengan KN (Kapal Negara) AR Laksmana 241 diberangkatkan dari Dermaga Trisakti menuju lokasi kejadian membawa 20 personel. Armada lain yang dikerahkan meliputi KN Kunyit, KN Sarmana, serta satu helikopter HR-3601 dari Skuadron 400 Lanudal Juanda Surabaya yang lepas landas pukul 08.22 WIB. 

Dari Jawa Timur, KN SAR 249 Permadi juga diberangkatkan dari Pelabuhan Tanjung Perak pukul 08.30 WIB dan diperkirakan tiba di lokasi pada pukul 21.30 WIB malam.
 
Selain unsur negara, dukungan dari kapal-kapal komersial yang melintas di sekitar lokasi terbukti sangat krusial. KM Aida, TB TCP, MT Maha Semelang, dan KM Nikila adalah yang pertama tiba dan berhasil menolong sebagian besar penumpang. Para korban yang ditemukan di tengah ombak dibawa ke pelabuhan terdekat sebelum dialihkan ke Pelabuhan Trisakti yang ditetapkan sebagai pusat penanganan.
 
Namun, situasi masih diwarnai ketidakpastian data. Terdapat selisih angka jumlah orang di atas kapal: pihak Pelindo mencatat 240 orang (210 penumpang dan 30 awak), sementara Basarnas awalnya menyebut 243 orang. Perbedaan ini membuat angka 125 orang yang masih dicari belum dapat dianggap final. Tim saat ini sedang mencocokkan manifest penumpang, daftar awak kapal, laporan keluarga, serta data evakuasi untuk memastikan tidak ada korban yang terlewat maupun terhitung ganda.
 
“Kami mengoptimalkan koordinasi dengan seluruh unsur terkait untuk mempercepat proses pencarian dan memastikan keselamatan seluruh penumpang serta awak kapal,” tegas Kepala Kantor SAR Banjarmasin, I Putu Sudayana.
 
Basarnas meminta keluarga dan kerabat penumpang untuk tetap tenang dan bersabar, serta mengandalkan informasi resmi dari pihak berwenang. Operasi pencarian dan penyelamatan akan berlangsung terus-menerus sepanjang siang dan malam, dengan memantau kondisi arus serta cuaca yang masih tidak menentu di perairan Laut Jawa. 

Semua kapal yang melintas di wilayah kejadian juga diminta meningkatkan kewaspadaan untuk membantu pengamatan.
 
Tragedi ini menjadi pengingat bahwa perairan Laut Jawa tetap memiliki tantangan tersendiri, terutama di musim pancaroba. Upaya penyelamatan terus digencarkan, dan harapan untuk menemukan korban selamat masih ada secepat-cepatnya sebelum malam tiba. (Imam Kusnin Ahmad)

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
Redaktur CowasJP

Media Seduluran di Indonesia, sebagai sarana komunikasi dan silaturrahmi untuk menghidupkan semangat menulis melalui karya-karya jurnalistik yang inspiratif dan positif berdasarkan spirit persaudaraan dan persahabatan sepanjang masa.

Comments (0)

User