Presiden Prabowo Tanggapi Kritik Program Makan Bergizi Gratis dalam Sidang Kabinet Paripurna
PRESIDEN RI Prabowo Subianto menyatakan keheranannya atas kritik yang dialamatkan kepada program Makan Bergizi Gratis (MBG).
PRESIDEN RI Prabowo Subianto menyatakan keheranannya atas kritik yang dialamatkan kepada program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kritik tersebut menilai program ini sebagai pemborosan anggaran negara. Pernyataan itu disampaikan dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7/2026) sore.
"Saya diserang karena ingin memberi makan bergizi untuk anak-anak Indonesia, untuk ibu-ibu hamil, untuk orang-orang lansia, dianggap pemborosan," ungkap Presiden Prabowo di hadapan jajaran kabinetnya.
Ia mengkritik kontradiksi tersebut dengan kebocoran anggaran negara yang sudah berlangsung selama tiga dekade tanpa penindakan serius. "Tapi ribuan triliun yang menguap, yang pergi dari bumi Indonesia tiap tahun selama 34 tahun tidak ada komentar, tidak ada pakar yang protes, tidak ada investigasi," tegasnya.
Sidang Kabinet Paripurna ini menjadi kesempatan bagi Presiden Prabowo untuk mengevaluasi kinerja kabinet di tengah masa kerja menjelang dua tahun kepemimpinannya. “Hari ini saya sengaja melaksanakan sidang kabinet paripurna pertengahan tahun 2026 menjelang 17 Agustus 2026. Di mana sudah secara tradisi presiden RI menyampaikan sambutan beberapa hari sebelum 17 Agustus untuk menyampaikan kepada seluruh bangsa dan negara apa yang sudah dikerjakan selama 1 tahun kerja,” katanya.
Dalam arahannya, Presiden Prabowo menyebut pemerintahannya memasuki penghujung dua tahun masa kerja dengan agenda sangat padat. Ia mengajak semua jajaran kabinet untuk merenungkan capaian yang telah diraih.
“Kita sendiri tidak terlalu menyadari berapa banyak yang telah kita capai dalam 2 tahun pertama kita, karena kita menghadapi masalah besar, kita menghadapi dunia yang penuh pergolakan,” katanya.
Presiden juga menegaskan bahwa evaluasi dipakai bukan untuk mencari kesalahan atau membandingkan dengan pemerintahan sebelumnya. “Tiap masa ada pemerintahnya, tiap pemerintah ada masanya, tiap masa ada pemimpinnya, tiap pemimpin punya masanya,” ucap Prabowo.
Selain program MBG, ia menyinggung berbagai masalah yang masih dihadapi, seperti rendahnya gaji guru, kurangnya lapangan pekerjaan, serta masih adanya kemiskinan ekstrem di masyarakat. Dia menegaskan komitmen untuk menyelesaikan persoalan tersebut sebagai mandat dari rakyat. “Kita diberi mandat oleh rakyat untuk hadapi dan selesaikan masalah,” tegasnya.
Hari itu juga para anggota kabinet kompak mengenakan kemeja putih, menandai keseriusan sidang yang menjadi yang pertama setelah hampir empat bulan. Sidang kabinet terakhir digelar 13 Maret 2026.
Penasihat Khusus Presiden bidang Komunikasi Hasan Nasbi mengatakan sidang ini difokuskan pada percepatan program pemerintah dan arahan strategis presiden. “Kemungkinan untuk arahan presiden untuk percepatan program-program pembangunan dan program unggulan presiden,” kata Hasan menjelang sidang.
Sidang yang disiarkan langsung di televisi itu menegaskan bahwa pemerintahan Prabowo tetap fokus dalam menjalankan tugas secara efektif dan transparan. Presiden dan jajaran kabinet siap menghadapi tantangan dengan kerja keras dan semangat tinggi demi kemajuan bangsa.(Imam Kusnin Ahmad)
What's Your Reaction?
Like
1
Dislike
0
Love
1
Funny
0
Wow
1
Sad
0
Angry
0

Comments (0)