Setelah Dilibas Vietnam 0-3, Indonesia Harus Bangkit Lagi untuk Menumbangkan Singapura

DENGAN BERAT HATI, harus diakui bahwa ternyata Indonesia belum menjadi tim yang hebat di Asia Tenggara. Rizki Ridho dkk. tidak mampu mengalahkan Vietnam. Bahkan dilibas Vietnam 0-3, Senin malam 3 Agustus. Tragis!  Terasa sangat menyedihkan. Sepanjang pertandingan Vietnam terlihat dominan dan mendikte permainan Indonesia. Kalah level, seperti baru belajar main bola.

Aug 04, 2026 - 21:06
0
Setelah Dilibas Vietnam 0-3, Indonesia Harus Bangkit Lagi untuk Menumbangkan Singapura
Timnas Indonesia harus bangkit kembali dan berjuang keras untuk mengalahkan Singapura, Jumat 7 Agustus 2026. (FOTO: detik.com)

DENGAN BERAT HATI, harus diakui bahwa ternyata Indonesia belum menjadi tim yang hebat di Asia Tenggara. Rizki Ridho dkk. tidak mampu mengalahkan Vietnam. Bahkan dilibas Vietnam 0-3, Senin malam 3 Agustus. Tragis! 

Terasa sangat menyedihkan. Sepanjang pertandingan Vietnam terlihat dominan dan mendikte permainan Indonesia. Kalah level, seperti baru belajar main bola. 

Bermain di kandang sendiri, Stadion Pakansari yang seharusnya menjadi benteng tak tertembus, Skuad Garuda justru digunduli 0-3 oleh Vietnam. Kehadiran sekitar 30.000 suporter seperti tak menyalakan militansi para pemain Indonesia. 

Dengan kekalahan telak di laga ketiga yang menyedihkan ini, maka Indonesia wajib menang atas Singapura di laga terakhirnya di fase grup, Jumat 7 Agustus nanti. 

Kita tahu, Singapura berhasil menahan seri Vietnam 0-0. Dan Vietnam dibuat kelebakan meladeni agresivitas para pemain Singapura. 

Maka, kemenangan atas Singapura Jumat nanti tidak hanya meloloskan Indonesia ke semifinal, tapi juga mereduksi keprihatinan akibat terlibas Vietnam secara sadis. 

VIETNAM KINI DI PUNCAK KLASEMEN GRUP A

Kemenangan telak ini mengukuhkan posisi Vietnam di puncak klasemen sementara Grup A. Dan, Indonesia harus melorot ke peringkat 3.
 
Kalah Sejak Menit Awal
 
Indonesia coba bermain dengan tempo rendah. Mungkin ini merupakan instruksi pelatih John Herdman. Namun, Vietnam justeru menggebrak dengan kecepatan tinggi.

Vietnam langsung menekan dan berhasil mencetak gol lebih dulu pada menit ke-6 lewat tendangan tajam Van Vi Nguyen. 

Hanya berselang sembilan menit, tepatnya menit ke-15, Hai Long Nguyen menggandakan keunggulan lewat serangan balik cepat yang memanfaatkan celah di lini pertahanan Indonesia.
 
Tertinggal dua gol membuat Indonesia berusaha mengejar ketertinggalan, namun kesulitan menembus pertahanan rapat Vietnam. Gawang Indonesia kembali jebol pada menit ke-71, kali ini melalui Rafaelson, yang menutup kemenangan telak 3-0 bagi tim tamu.
 
Kekalahan ini memperpanjang catatan buruk Indonesia menghadapi Vietnam di ajang Piala ASEAN. Sejak kemenangan terakhir di Pakansari pada tahun 2016, Indonesia belum pernah mencetak gol sekaligus belum pernah menang dalam empat pertemuan terakhir. 

Pertahanan Vietnam yang disiplin dan terorganisir dengan baik terbukti menjadi tembok yang sulit ditembus Garuda. Man marking Vietnam berjalan nyaris sempurna. Beda dengan Indonesia, banyak pemain di lini pertahanan, tapi mereka tidak menempel ketat pemain Vietnam. Alhasil, para pemain Vietnam yang rata-tata berlari cepat meraja lela. 
 
Memang Indonesia menguasai 58% penguasaan bola, namun ini tak berarti. Serangan sering kali terhenti di tengah lapangan. Lini tengah kesulitan menembua benteng lawan. Dan passing pemain Indonesia sering meleset. Tidak akurat. 

Sebaliknya, Vietnam sangat efisien: hanya menguasai bola 42%, namun memiliki 6 tembakan tepat sasaran dan memanfaatkan setiap celah dengan sempurna.
 
Kebocoran di Menit Krusial
 
Kekalahan dua gol di 15 menit pertama menjadi pukulan telak. Lini pertahanan Indonesia tampak ragu, lambat bereaksi, dan gagal menjaga jarak dengan penyerang lawan. Kesalahan komunikasi antar bek membuat Vietnam dengan mudah melancarkan serangan balik mematikan.
 
Lini Depan Tumpul
 
Mitchel Baker dan kawan-kawan kesulitan menemukan ruang. Dari 10 percobaan tembakan, hanya 3 yang mengarah ke gawang. Ketiadaan variasi serangan dan kesulitan membongkar pertahanan Vietnam menjadi masalah utama yang harus segera diperbaiki pelatih John Herdman.
 
Hasil ini menjadi pelajaran pahit bagi Timnas Indonesia. Bermain di kandang dengan dukungan penuh suporter bukan jaminan pasti menang. 

Semoga Garuda bangkit kembali, dan kembali mencengkeramkan kuku tajamnya dan merobek tubuh The Lions Singapura! 
 
Susunan Pemain: 
Indonesia (4-3-3): Nadeo Argawinata; Rizky Ridho, Jordi Amat, Dony Tri Pamungkas, Shayne Pattynama; Ivar Jenner, Marc Klok, Thom Haye; Eliano Reijnders, Ragnar Oratmangoen, Mitchell Baker.

Vietnam (4-4-2): Le Giang Patrik; Nguyen Hoang Duc, Nguyen Van Vi, Pham Xuan Manh, Le Pham Thanh Long, Nguyen Dinh Bac, Nguyen Tai Loc, Truong Tien Anh, Nguyen Thanh Chung, Nguyen Hai Long, Bui Hoang Viet Anh.

ASEAN CHAMPIONSHIP 2026
Selasa 4 Agustus
17.00 Myanmar vs Laos
20.00 Filipina vs Thailand

Senin 3 Agustus
Klasemen Grup A
1(3).Vietnam 3 2 1 0 10-0 7
2(1).Singapura 3 2 1 0 4-1 7
3(2).Indonesia 3 2 0 2 8-4 6
4.Kamboja 3 1 0 2 5-7 3
5.Timor Leste 4 0 0 4 0-15 0

Klasemen Grup B
1.Thailand 2 2 0 0 7-0 6
2.Malaysia 3 2 0 1 6-3 6
3.Myanmar 2 1 0 1 5-3 3
4.Filipina 2 1 0 1 5-5 3
5.Laos 3 0 0 3 1-13 0
(Imam Kusnin Ahmad)

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
Redaktur CowasJP

Media Seduluran di Indonesia, sebagai sarana komunikasi dan silaturrahmi untuk menghidupkan semangat menulis melalui karya-karya jurnalistik yang inspiratif dan positif berdasarkan spirit persaudaraan dan persahabatan sepanjang masa.

Comments (0)

User