Alasan Kesehatan, Kepala Badan Gizi Nasional Mundur, tapi Reformasi Program Makan Bergizi Gratis Harus Jalan Terus

KEPALA Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang, resmi mengundurkan diri karena alasan kesehatan.

Jul 22, 2026 - 18:27
0
Alasan Kesehatan, Kepala Badan Gizi Nasional Mundur, tapi Reformasi Program Makan Bergizi Gratis Harus Jalan Terus
Nanik Sudaryati Deyang mengundurkan diri dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). (FOTO: most1058)

KEPALA Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang, resmi mengundurkan diri karena alasan kesehatan. Nanik S. Deyang menjabat sebagai Kepala BGN dari tanggal 8 Juni 2026 hingga 22 Juli 2026. Sangat singkat. 

Pengunduran diri ini membuka babak baru sekaligus menguji kesinambungan reformasi dan tata kelola BGN.
 
Pengunduran diri kepala sebuah lembaga strategis seperti BGN tentu membawa dampak signifikan. Terutama ketika lembaga tersebut sedang fokus memperbaiki program nasional vital guna menciptakan generasi emas Indonesia. 

Nanik S. Deyang menyampaikan keputusannya secara langsung melalui akun media sosial. Bahwa alasan kesehatan menjadi dasar utama pengunduran diri, serta pamit kepada Presiden Prabowo Subianto yang menyetujui dan memberi dukungan penuh.
 
Nanik dilantik menjadi Kepala BGN pada 8 Juni 2026 oleh Presiden Prabowo Subianto, menggantikan Dadan Hindayana yang diberhentikan akibat tersangkut kasus korupsi pada program MBG. 

Dalam waktu kurang lebih satu setengah bulan memimpin, Nanik menunjukkan komitmen tinggi menjalankan reformasi. Ia mengevaluasi hampir 28.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), mengklasifikasikan 3.000 dapur berdasarkan standar mutu, dan menghentikan ekspansi dapur di wilayah yang sudah jenuh.
 
Lebih jauh, ia mengidentifikasi 414 SPPG bermasalah yang berdampak pada pengembalian ratusan miliar rupiah ke kas negara, serta membentuk 11 tim reformasi yang melibatkan para profesional dari berbagai kementerian dan lembaga. 

Fokus utama program MBG digeser untuk memastikan bantuan tepat sasaran kepada penerima manfaat yang paling membutuhkan, khususnya anak-anak balita hingga sekolah dasar.
 
Nanik juga menegaskan bahwa MBG bukan program politis, melainkan upaya nyata untuk memperbaiki masa depan generasi bangsa. Ia mengklarifikasi anggapan bahwa program ini memiliki motif politik menjelang Pemilu 2029 dengan menunjuk fakta bahwa mayoritas penerima manfaat adalah anak-anak yang belum memiliki hak suara.
 
BERALIH JADI KETUA DEWAN PENGAWAS

Meski mundur dari jabatan kepala, Presiden Prabowo meminta Nanik tetap terlibat dalam pengawasannya pengawasannya BGN dengan membentuk dewan pengawas, di mana Nanik akan ditunjuk sebagai ketuanya. Dalam perannya tersebut, Nanik berharap dapat terus berkontribusi mengawal reformasi dan pengelolaan program agar tetap transparan dan efektif.
 
Pengunduran diri mendadak Nanik menjadi tantangan besar bagi kesinambungan reformasi BGN yang tengah dijalankan. Namun, langkah Presiden menunjuk Nanik sebagai ketua dewan pengawas memberikan sinyal kuat agar proses perbaikan tidak terhenti dan pengawasan semakin ketat. Reformasi yang telah dirintis seperti evaluasi masif SPPG dan fokus program kepada penerima manfaat tepat sasaran merupakan langkah strategis yang harus dipertahankan. 

Tantangan ke depan adalah bagaimana kepemimpinan baru dapat meneruskan visi dan integritas tersebut di tengah dinamika internal dan tekanan eksternal.
 
Jadi mundurnya Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang bukanlah akhir dari perjuangan memperbaiki kondisi gizi nasional. Dengan dukungan penuh pemerintah dan pengawasan yang kuat, BGN diharapkan dapat tetap berjalan pada jalur reformasi yang telah dibangun. 

Komitmen kolektif dari semua pihak menjadi kunci dalam mewujudkan program Makan Bergizi Gratis yang efektif dan berkelanjutan, demi terciptanya generasi emas Indonesia yang sehat, kuat, dan berdaya saing. (Imam Kusnin Ahmad)

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
Redaktur CowasJP

Media Seduluran di Indonesia, sebagai sarana komunikasi dan silaturrahmi untuk menghidupkan semangat menulis melalui karya-karya jurnalistik yang inspiratif dan positif berdasarkan spirit persaudaraan dan persahabatan sepanjang masa.

Comments (0)

User